PROBOLINGGO - Kecelakaan beruntun yang melibatkan enam sepeda motor terjadi di Jalan Maramis, Kelurahan Kanigaran, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo, Kamis (3/9/2026) pagi.
Lima orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit. Empat dari lima korban yang terluka merupakan pelajar. Sementara satu korban lainnya merupakan seorang karyawan Bank Jatim bernama Ningrum Setia Pambudi (27), warga Kelurahan Kanigaran.
Kecelakaan tersebut terekam dalam video amatir warga. Sejumlah kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi, mulai ringan hingga cukup parah.
Dalam rekaman yang beredar, Ningrum tampak tergeletak di pinggir jalan dalam kondisi mengalami luka. Korban kemudian dievakuasi ke RSUD dr. Mohamad Saleh, Kota Probolinggo untuk mendapatkan pertolongan medis.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota Aipda Muhammad Taufik mengatakan, kecelakaan beruntun itu bermula dari senggolan antara dua sepeda motor yang dikendarai para pelajar.
“Kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai pelajar berusaha menyalip kendaraan lain. Pada saat itu arus lalu lintas cukup ramai dan kemudian terjadi senggolan antara dua sepeda motor,” ujar Taufik.
Sepeda motor pertama bernomor polisi N 6564 OD dikendarai Farel Zainuri (17), warga Kelurahan Curahgrinting, Kecamatan Kanigaran. Saat kejadian, Farel membonceng Muhammad Angelo (17), warga Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan. Keduanya merupakan pelajar sekolah menengah kejuruan.
Saat melintas di lokasi, motor tersebut berusaha mendahului sepeda motor bernomor polisi N 4891 RJ yang dikendarai Muhamad Fikiri (17), warga Kelurahan Ketapang, Kecamatan Kademangan.
Fikiri saat itu membonceng Muhammad Lucky Mandala (16), warga Kelurahan Curahgrinting, Kecamatan Kanigaran.
“Pada saat berusaha mendahului itu, kedua kendaraan bersenggolan. Salah satu kendaraan kemudian terjatuh dan terpelanting ke arah kanan jalan,” jelas Taufik.
Kondisi tersebut kemudian memicu kecelakaan beruntun. Dari arah berlawanan, datang sepeda motor matik bernomor polisi N 6986 RH yang dikendarai Ningrum Setia Pambudi.
“Karena jarak sudah dekat dan kondisi terjadi sangat cepat, pengendara dari arah berlawanan tidak dapat menghindari kecelakaan, sehingga terjadi tabrakan dan melibatkan kendaraan lainnya secara beruntun,” kata Taufik.
Dalam peristiwa tersebut, total enam sepeda motor terlibat kecelakaan. Benturan keras membuat sejumlah kendaraan mengalami kerusakan.
Taufik mengatakan, lima orang korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo.
“Ada lima korban yang mengalami luka-luka. Empat orang merupakan pelajar dan satu orang lainnya adalah karyawan Bank Jatim. Seluruh korban telah dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” ujarnya.
Hingga Kamis siang, Unit Gakkum Satlantas Polres Probolinggo Kota masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Polisi telah meminta keterangan sejumlah pihak serta melakukan penanganan terhadap kendaraan yang terlibat kecelakaan.
“Kami masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari para saksi maupun pengendara yang terlibat. Penyebab pasti kecelakaan masih kami dalami,” ungkap Taufik.
Menurut dia, polisi juga masih mendalami sejumlah kemungkinan yang menyebabkan terjadinya kecelakaan beruntun tersebut, termasuk dugaan adanya kecepatan kendaraan yang tidak sesuai dengan kondisi lalu lintas.
“Apakah ada unsur kurang hati-hati, kecepatan kendaraan, atau faktor lainnya, semuanya masih dalam proses penyelidikan. Kami akan memastikan penyebabnya berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan dan keterangan para saksi,” tambahnya.
Polisi mengimbau para pengendara, terutama pelajar, agar lebih berhati-hati saat berkendara dan tidak melakukan manuver berbahaya di tengah arus lalu lintas yang ramai.
“Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan, khususnya para pelajar, untuk tetap tertib dan mengutamakan keselamatan. Jangan memaksakan diri mendahului apabila kondisi jalan tidak memungkinkan,” pungkas Taufik. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















