LUMAJANG - Kebakaran hutan di lereng Gunung Semeru, kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru atau TNBTS, Desa Ranu Pani, Kecamatan Senduro, Lumajang, hingga kini belum terkendali.
Petugas gabungan dari TNI, Polri, personel Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, hingga relawan terus berjibaku memadamkan api menggunakan alat seadanya dan menjangkau titik-titik yang dapat diakses secara manual.
Hingga kini, kobaran api masih terlihat di sejumlah titik perbukitan yang tidak dapat diakses secara manual karena medan yang terjal dan berbahaya. Helikopter water bombing milik BPBD Jawa Timur juga diterjunkan untuk mempercepat proses pemadaman.
Kebakaran yang berlangsung sejak 26 Agustus ini hingga kini telah menghanguskan hutan di lereng Semeru seluas 1.887 hektare.
Banyaknya vegetasi kering akibat kemarau serta fenomena embun beku membuat api cepat menjalar. Ditambah kondisi medan yang terjal, proses pemadaman menjadi semakin sulit.
Editor : JTV Jember



















