MAGETAN - Kelahiran seekor anak sapi dengan kondisi fisik yang tidak biasa menghebohkan warga di Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Anak sapi berjenis limosin hasil persilangan dengan induk simental itu lahir dengan tiga mata dan dua mulut.
Anak sapi milik Parmin, warga Desa Setren, Kecamatan Bendo, tersebut lahir pada Senin pagi. Keunikan yang dimiliki membuat kandang tempat sapi itu dipelihara ramai didatangi warga yang penasaran ingin melihat secara langsung.
Meski mengalami kelainan fisik bawaan, kondisi anak sapi tersebut dilaporkan sehat. Hewan itu mampu berdiri, bergerak aktif, dan menyusu kepada induknya. Sesekali, pemilik juga membantu memberikan susu menggunakan dot bayi.
Parmin mengaku terkejut saat melihat kondisi anak sapi yang baru dilahirkan. Pasalnya, induk sapi tersebut sebelumnya pernah melahirkan anak dalam kondisi normal.
Baca Juga : Pasokan MinyaKita Melimpah, Pedagang Minta Distribusi Kemasan 1 Liter Ditambah
"Saya sama sekali tidak menyangka anak sapi yang lahir memiliki tiga mata dan dua mulut. Setelah lahir, saya langsung menghubungi petugas kesehatan hewan untuk memastikan kondisi induk dan anak sapi. Alhamdulillah, hasil pemeriksaan menunjukkan keduanya dalam keadaan sehat," ujar Parmin.
Keunikan anak sapi itu juga menarik perhatian warga dari berbagai daerah. Salah seorang pengunjung, Sadimin, mengaku sengaja datang untuk melihat langsung karena baru pertama kali menjumpai sapi dengan kondisi seperti itu.
"Saya baru pertama kali melihat sapi yang memiliki tiga mata dan dua mulut. Awalnya hanya melihat informasi dari media sosial, lalu penasaran dan datang langsung ke sini," kata Sadimin.
Baca Juga : BUMN Pangan Jalankan Pembagian Kuota Nasional Sesuai Mandat Pemerintah
Parmin kemudian memberi nama anak sapi tersebut Brilian. Meski sudah beberapa kali mendapat tawaran dengan harga tinggi, ia memilih untuk tidak menjualnya.
Menurutnya, kelahiran Brilian merupakan anugerah sekaligus rezeki yang akan dirawat hingga tumbuh besar. Ia berharap kondisi kesehatan anak sapi tersebut tetap baik sehingga dapat hidup normal meski memiliki kelainan fisik.
Hingga kini, keberadaan Brilian masih menjadi daya tarik warga. Setiap hari, pengunjung datang silih berganti ke kandang milik Parmin untuk menyaksikan secara langsung keunikan anak sapi bermata tiga dan bermulut dua tersebut.
Editor : JTV Madiun



















