JAKARTA - Tunggal putra Indonesia, Alwi Farhan, sukses menjuarai Indonesia Masters 2026 setelah mengalahkan Panitchaphon Teeraratsakul pada partai final di Istora Senayan, Minggu (25/1/2026).
Menjalani final pertama di level Super 500, Alwi menunjukkan dominasinya atas tunggal putra Thailand tersebut. Alwi hanya membutuhkan waktu 25 menit untuk menang straight game 21-5, 21-16.
Sejak awal pertandingan, Alwi mampu menguasai jalannya permainan. Atlet berusia 20 tahun ini bermain dengan nyaman di hadapan pendukung yang memadati Istora hingga unggul telak 11-4 saat interval.
Setelah jeda, Alwi tak mengendurkan serangan meski sudah memimpin jauh. Hasilnya, Alwi hanya memberi satu angka tambahan kepada Teeraratsakul dan mengakhiri gim pertama dengan skor 21-5.
Pada gim kedua, Alwi makin menyala atas tunggal putra Thailand tersebut. Alwi seakan tak memberi napas bagi sang lawan dan mampu menyudai permainan dengan kemenangan meyakinkan 21-6.
Kemenangan ini membuat wakil Indonesia di tunggal putra kembali naik podium tertinggi. Terakhir kali wakil tuan rumah juara adalah pada edisi 2023 lalu ketika Jonatan Christie mampu menyabet titel juara.
Bagi Alwi, raihan gelar juara ini menandai babak baru dalam pencapaiannya sebagai pebulu tangkis muda. Indonesia Masters 2026 menjadi gelar juara pertamanya di turnamen BWF Super 500.
Baca Juga : Jadwal Swiss Open 2026: Anthony Ginting Mulai dari Kualifikasi, 7 Wakil Beraksi pada Hari Pertama
Sementara itu, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang bermain di ganda putra harus puas meraih runner up Indonesia Masters 2026. Pada partai final, Raymond/Joaquin kalah dari Goh Sze Fei/Nur Izzuddin.
Raymond/Joaquin kesulitan dalam mengembangkan permainannya. Goh/Izzuddin sebagai pasangan dengan sarat pengalaman mampu menguasai jalannya pertandingan atas wakil Indonesia.
Pada awal gim pertama, Raymond/Joaquin sejatinya mampu memimpin. Namun, mereka ditikung pasangan Malaysia ini sehingga harus tertinggal 9-11 saat interval permainan gim pertama.
Baca Juga : Daftar Wakil Indonesia di Swiss Open 2026: Sektor Ganda Kirim Kekuatan Penuh, 15 Wakil Siap Beraksi
Setelah itu, Raymond/Joaquin berusaha untuk menyamakan kedudukan. Sayangnya, Goh/Izzuddin berhasil menjaga jarak keunggulan hingga menang pada gim pertama dengan skor 21-19,
Pada gim kedua, Raymond/Joaquin gagal mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Saat interval, mereka sudah tertinggal jauh dengan skor 4-11. Setelah jeda, Raymond/Joaquin tetap tak bisa keluar dari tekanan.
Sejatinya, Raymond/Joaquin sempat mencatatkan enam angka beruntun. Tertinggal 6-20, Raymond/Joaquin berusaha mendekat dengan 13-20. Namun, Goh/Izzuddin mampu memastikan satu angka kemenangan sehingga Raymond/Joaquin kalah 13-21.
Berikut rekap hasil final Indonesia Masters 2026 pada Minggu (25/1/2026)
- WS - Chen Yu Fei (China/1) vs Pitchamon Opatniputh (Thailand): 23-21, 21-13
- XD - Matias Christiansen/Alexandra Boje (Denmark) vs Chen Tang Jie/Toh Ee Wei (Malaysia/3): 21-15, 17-21, 11-21
- WD - Pearly Tan/Thinaah Muralitharan (Malaysia/1) vs Arisa Igarashi/Miyu Takahashi (Jepang) *WO
- MS - Panitchaphon Teeraratsakul (Thailand) vs Alwi Farhan (Indonesia/8): 5-21, 6-21
- MD - Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia/4) vs Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (Indonesia): 21-19, 21-13
Editor : Khasan Rochmad



















