BWF telah merilis hasil drawing ajang beregu bulu tangkis Thomas Cup dan Uber Cup pada Rabu (18/3/2026) malam WIB. Turnamen ini dihelat di Horsens, Denmark, 24 April hingga 3 Mei mendatang.
Tim putra Indonesia tergabung dalam Grup D bersama dengan Prancis, Thailand, dan Aljazair. Sebagai unggulan kedua, tim putra Indonesia dibilang masuk grup yang berat di Thomas Cup 2026.
Prancis kini telah berkembang menjadi kekuatan baru. Popov bersaudara dan Alex Lanier menjadi ujung tombak. Sementara itu, Thailand mengandalkan Kunlavut Vitidsarn dan pemain muda lain.
Meski sulit, kans tim putra lolos ke fase gugur terbuka. Pada tiga edisi sebelumnya, tim putra selalu ke final. Meski hanya juara pada 2020 dan runner up beruntun pada 2022 dan 2024, tim putra tetap diunggulkan.
Baca Juga : Matangkan Persiapan All England 2026, Tim Bulu Tangkis Indonesia Jalani Aklimatisasi di Inggris
Sementara itu, tim putri Indonesia relatif berada dalam jalur mudah saat fase grup. Indonesia akan bertarung dengan Taiwan, Kanada, dan Australia di Grup C. Tim putri berpotensi bisa juara grup.
Meski terlihat mudah, tim putri mesti waspada. Di sektor ganda, tidak ada kendala mengingat ada tiga pasangan yang konsisten. Namun, tunggal menjadi PR sebab hanya Putri Kusuma Wardani yang teruji.
Pada edisi sebelumnya di Uber Cup 2024, tim putri Indonesia mesti puas sebagai runner up. Kendati demikian, pencapaian perak ini mengakhiri puasa medali tim putri di Uber Cup selama 14 tahun.
Baca Juga : Borong 10 Medali, Bulu Tangkis Indonesia Jadi Juara Umum di SEA Games 2025
Berikut hasil drawing tim bulu tangkis Indonesia di Thomas dan Uber Cup 2026
Thomas Cup
- Grup A: China, India, Kanada, Australia
- Grup B: Jepang, Malaysia, Inggris, Finlandia
- Grup C: Taiwan, Denmark, Korea Selatan, Swedia
- Grup D: Indonesia, Prancis, Thailand, Aljazair
Uber Cup
- Grup A: China, India, Denmark, Ukraina
- Grup B: Jepang, Malaysia, Turki, Afrika Selatan
- Grup C: Taiwan, Indonesia, Kanada, Australia
- Grup D: Korea Selatan, Thailand, Bulgaria, Spanyol
Editor : Khasan Rochmad

















