Menu
Pencarian

Pengurus Baru ISKI Jatim Resmi Dilantik, Libatkan Akademisi, Jurnalis Hingga Anggota DPR

Portaljtv.com - Selasa, 19 Mei 2026 18:30
Pengurus Baru ISKI Jatim Resmi Dilantik, Libatkan Akademisi, Jurnalis Hingga Anggota DPR
Pengurus baru ISKI Jatim. (Foto: dok ISKI Jatim)

SURABAYA - Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Jawa Timur resmi memiliki pengurus baru. Pelantikan berlangsung sederhana di salah satu cafe di Surabaya, Selasa (19/5/2026).

Kepengurusan baru ISKI Jatim ini menaruh perhatian besar pada pembenahan etika komunikasi masyarakat, khususnya generasi muda Gen Z di tengah masifnya penggunaan media sosial.

Ketua Umum Prof Atwar Bajari menyebut pelantikan pengurus ISKI Jawa Timur menjadi momentum penting untuk mengaktifkan peran organisasi di daerah.

Menurutnya, selama ini aktivitas ISKI di wilayah belum banyak terekspos. Karena itu, di bawah kepemimpinan Suko Widodo, ISKI Jatim diharapkan mampu menyusun agenda komunikasi yang lebih baik dan berdampak bagi masyarakat.

Baca Juga :   Photobooth Jadi Budaya Nongkrong Baru Anak Muda Surabaya

“Harapan ke depan bisa semakin menyusun agenda komunikasi yang lebih baik, terutama dalam penanganan komunikasi publik kita yang mungkin masih tercerai-berai, masih menimbulkan konflik antarpihak,” ujar Atwar.

Guru besar dari Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran (Unpad) itu berharap ISKI dapat mengambil peran dalam membangun komunikasi publik yang lebih sehat dengan melibatkan para sarjana komunikasi dari berbagai bidang profesi.

Baca Juga :   PKB Jatim Bidik 60 Persen Suara Gen Z di Pemilu 2029

Sementara itu, Ketua ISKI Jatim Dr Suko Widodo mengatakan kepengurusan baru akan membuka ruang kolaborasi lebih luas, tidak hanya melibatkan akademisi, tetapi juga wartawan, manajer perusahaan, anggota DPR, hingga komisioner lembaga.

Menurutnya, pengembangan ilmu komunikasi harus dibangun dari kombinasi teori dan pengalaman lapangan.

“Keilmuan komunikasi itu harus dikembangkan tidak hanya textbook, tapi juga belajar dari lapangan,” kata Suko.

Baca Juga :   Bubur Topping Kekinian Rebut Hati Gen Z di Kampung Inggris Pare

Salah satu perhatian utama ISKI Jatim, lanjut dia, adalah persoalan etika komunikasi anak muda di era digital. Ia menilai media sosial membuat banyak anak muda sangat aktif di dunia maya, tetapi justru minim ekspresi dalam komunikasi langsung.

“Sinyal netizen di media sosial lantangnya luar biasa, tapi ketika bertemu di kelas kadang mereka diam. Kami harus menemukan jalan untuk menguatkan anak-anak agar lebih human dalam komunikasi,” ujarnya.

Suko menilai perkembangan teknologi juga berpotensi memunculkan dehumanisasi dalam komunikasi jika tidak diimbangi kemampuan membangun relasi secara langsung.

Selain itu, ISKI Jatim juga menyoroti pola komunikasi pejabat publik yang dinilai masih lebih banyak berorientasi pada promosi dibanding membangun dialog dengan masyarakat.

“Komunikasi itu bukan hanya bicara, tetapi juga mendengarkan. Banyak lembaga lebih banyak berpromosi daripada berkomunikasi,” tegasnya.

Menurut Suko, komunikasi publik yang sehat harus memberi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan suara dan kritik sebagai bagian dari proses komunikasi yang utuh. (*)

Editor : M Fakhrurrozi






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.