SURABAYA - Aksi massa kembali memenuhi Jalan Gubernur Suryo di depan Gedung Negara Grahadi, Sabtu (30/8/2025) malam. Mereka menuntut pembebasan rekan-rekannya yang ditahan di Polrestabes Surabaya usai unjuk rasa.
Situasi sempat memanas, namun berhasil diredakan setelah Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin menemui langsung para demonstran sekitar pukul 19.30 WIB. Dengan pendekatan humanis, Rudy mengajak massa berdialog dan meminta mereka tetap tenang. Ia berjanji akan menjembatani aspirasi demonstran terkait rekan-rekannya yang masih diperiksa polisi.
Sekitar pukul 20.35 WIB, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa keluar dari Grahadi dan bergabung menemui massa. Di hadapan demonstran, Khofifah langsung menelepon Kapolda Jawa Timur untuk memastikan nasib orang-orang yang masih ditahan.
Baca Juga : Kodam V Brawijaya Siapkan Prajurit Hadapi Bencana Alam di Jatim
Tak hanya itu, Khofifah bersama Pangdam V/Brawijaya kemudian mengajak perwakilan massa bergerak bersama menuju Polrestabes Surabaya sekitar pukul 21.00 WIB. Mereka berangkat untuk menjemput sejumlah demonstran yang masih ditahan.
Langkah Gubernur dan Pangdam tersebut disambut positif oleh para peserta aksi. Massa bergerak bersama kedua pimpinan daerah itu menuju Polrestabes Surabaya. (*)
Editor : A. Ramadhan