PONOROGO - Menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, warga Dukuh Bogem, Desa Sampung, Kecamatan Sampung, Ponorogo, punya cara unik untuk merayakannya. Bukan dengan lomba biasa, warga justru berlumuran lumpur dalam event gogoh lele.
Keseruan warga Dukuh Bogem terlihat saat sebuah lahan sawah penuh lumpur disulap menjadi arena gogoh lele. Kegiatan tersebut sontak mengundang gelak tawa dan sorakan warga.
Sekitar satu kuintal ikan lele dilepas ke dalam sawah. Begitu perlombaan dimulai, warga langsung turun ke dalam lumpur dan berusaha menangkap lele dengan tangan kosong.
Ikan yang licin membuat peserta harus berjibaku. Bahkan, beberapa ekor lele berhasil lolos dari tangkapan warga.
Baca Juga : Kekeringan Landa Dusun Dungus, Warga Kesulitan Air Bersih
Bukan hanya ikan yang berlumuran lumpur, para peserta juga ikut cemong dengan pakaian yang kotor. Namun, kondisi tersebut justru menambah keseruan perlombaan.
Warga saling berebut menangkap lele, disertai tawa dan sorakan yang membuat suasana semakin meriah.
Perlombaan gogoh lele menjadi hiburan sekaligus wadah bagi warga untuk berkumpul dan bersenang-senang. Tanpa memedulikan pakaian kotor maupun tubuh yang penuh lumpur, warga menikmati setiap momen kebersamaan.
Baca Juga : Gagal Beraksi, Pelaku Curanmor di Bangkalan Dihakimi hingga Ditelanjangi Massa
Bagi warga Dukuh Bogem, gogoh lele bukan sekadar perlombaan. Kegiatan ini menjadi cara sederhana untuk memeriahkan Hari Kemerdekaan sekaligus mempererat kekompakan antarwarga.
Sebab, dalam perayaan kemerdekaan, keseruan dan kebersamaan menjadi hal yang paling utama.
Editor : JTV Madiun



















