SAMPANG - Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) menjadi tren kriminalitas paling menonjol di Kabupaten Sampang, Madura, sepanjang tahun 2025. Data Polres Sampang menunjukkan kendaraan bermotor masih menjadi incaran utama pelaku kejahatan dibandingkan harta benda lainnya.
Berdasarkan evaluasi tahunan Satreskrim Polres Sampang, curanmor menempati peringkat pertama dari lima jenis kejahatan terbanyak selama periode Januari hingga Desember 2025. Tercatat sebanyak 53 kasus curanmor dilaporkan ke pihak kepolisian. Dari jumlah tersebut, 34 kasus berhasil diungkap dengan tingkat penyelesaian mencapai 64 persen.
Kapolres Sampang, AKBP Hartono, mengungkapkan bahwa kendaraan bermotor menjadi target paling menggiurkan bagi pelaku kriminal.
"Secara keseluruhan, terdapat 65 kasus kejahatan yang menyasar objek benda, dengan dominasi pencurian kendaraan bermotor," jelas jelas AKBP Hartono, Selasa (30/12/2025).
Polres Sampang juga telah memetakan sejumlah titik rawan terjadinya tindak kriminal. Area permukiman warga tercatat sebagai lokasi dengan jumlah kejadian perkara tertinggi, yakni sebanyak 138 kasus. Sementara itu, jalan umum menjadi titik rawan kedua dengan total 54 kasus.
Menyikapi kondisi tersebut, kepolisian mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, khususnya dengan menggunakan kunci ganda saat memarkirkan kendaraan, guna mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan. (Ali Muhdor)
Editor : JTV Madura




















