Menu
Pencarian


Atasi Banjir Bluru Kidul, Bupati Sidoarjo Kebut Betonisasi Jalan, Pedagang Harap Proyek Cepat Tuntas

Bagoes Ri - Senin, 13 Juli 2026 18:14
Atasi Banjir Bluru Kidul, Bupati Sidoarjo Kebut Betonisasi Jalan, Pedagang Harap Proyek Cepat Tuntas
Jalan raya Bluru Kidul, Sidoarjo. Dok. Bagus/JTV (13/07/2026)

SIDOARJO - Bupati Sidoarjo, Subandi, melakukan inspeksi mendadak (sidak) pada proyek peningkatan jalan dan betonisasi di Jalan Raya Bluru Kidul, Kecamatan Sidoarjo, pada Senin (13/7/2026). Pengecoran jalan yang ditargetkan selesai pada Desember 2026 ini diprioritaskan oleh pemerintah daerah guna mengatasi masalah banjir yang selama ini kerap memutus akses masyarakat menuju kawasan pelayanan publik.

Proyek betonisasi yang menjadi atensi serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo ini membentang sepanjang 1,6 kilometer, menghubungkan kawasan Bluru Kidul hingga Sidoklumpuk. Jalan tersebut dibangun dengan total lebar mencapai 11 meter. Area ini akan mencakup enam meter jalan beton utama, sementara ruang sisanya akan dimanfaatkan untuk pembangunan bahu jalan, trotoar, dan saluran air (drainase) di kedua sisi jalan.

Bupati Subandi menegaskan bahwa pengerjaan jalan di kawasan ini tidak bisa ditunda. Hal ini dikarenakan ruas Bluru Kidul merupakan akses vital bagi mobilitas warga, terutama untuk menuju Mal Pelayanan Publik (MPP). Untuk mempercepat realisasi, pemerintah bahkan mengambil kebijakan khusus dengan memprioritaskan dan menggeser alokasi anggaran dari titik lain.

"Hari ini kita sidak di Bluru karena daerah ini adalah daerah banjir. Anggaran ini kita geser ke sini karena saya ingin akses layanan publik masyarakat di sini tidak ada lagi banjir. Drainase kita siapkan semua karena kita butuh. Kalau sudah selesai, maka kita lihat pembuangannya saja," ungkap Subandi. Ia menambahkan, pemerintah akan mengevaluasi efektivitas saluran air tersebut nantinya untuk memastikan air benar-benar mengalir ke sungai tanpa hambatan.

Meskipun membawa solusi jangka panjang, pelaksanaan proyek ini memberikan dampak jangka pendek bagi perekonomian warga setempat. Penutupan jalan sementara selama masa pengerjaan membuat para pedagang di sekitar lokasi mengeluhkan penurunan pendapatan yang sangat tajam.

Zaini, salah satu pedagang di kawasan Bluru Kidul, mengaku pendapatannya merosot separuh dari kondisi normal akibat sepinya pembeli yang melintas. "Dengan adanya pembangunan ini, terus terang pendapatan berkurang sampai 50 persen. Harapannya cepat selesai biar ekonomi makin lancar juga," tutur Zaini.

Secara keseluruhan, Pemkab Sidoarjo menargetkan sejumlah titik jalur utama yang menghubungkan antardesa dan antarkecamatan dapat tuntas dibeton pada tahun anggaran ini. Melalui program betonisasi jalan yang masif, pemerintah berharap permasalahan klasik berupa jalan rusak dan tergenang di wilayah Sidoarjo dapat terselesaikan secara permanen, sehingga roda perekonomian dan pelayanan publik dapat berjalan maksimal. (*)

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.