Menu
Pencarian


Viral! Tren "Cyber Y2K" Bikin Kamera HP Berasa Webcam Jadul Tahun 2000-an

Portaljtv.com - Senin, 13 Juli 2026 15:57
Viral! Tren "Cyber Y2K" Bikin Kamera HP Berasa Webcam Jadul Tahun 2000-an
Nostalgia Y2K: Ketika Gaya 2000-an Kembali Jadi Kiblat Estetika Anak Muda

Pernah kepikiran jadi bocah internet awal tahun 2000-an, tapi cuma bermodal kamera HP? Kini hal itu bukan sekadar angan. Setelah tren kamera saku digital atau digicam mulai meredup, giliran estetika Cyber Y2K, yang oleh sebagian warganet disebut "Y2C", mengambil alih jagat TikTok. Bukan filter yang bikin wajah tampak mulus sempurna, justru efek buram, cahaya kebiruan, dan distorsi khas webcam laptop jadul kini memenuhi FYP alias For You Page banyak pengguna.

Di tengah dunia visual yang serba tajam dan sempurna, Gen Z justru merindukan sesuatu yang terasa "cacat" namun jujur. Gaya Y2K identik dengan efek flash terang, warna bernuansa retro, serta kualitas foto ala kamera digital jadul yang tampak spontan, sedikit berantakan, tetapi terasa lebih autentik dibanding foto masa kini yang terlalu rapi. Sementara versi Cyber-nya tampil lebih futuristik lewat sentuhan warna chrome, silver metallic, dan efek neon yang mengingatkan pada dunia internet awal 2000-an. Padu padan gaya streetwear, kacamata hitam kecil, dan headphone besar pun menjadi pelengkap yang membuat tampilan ini kian ikonik di mata anak muda.

Beragam aplikasi kamera turut menjadi kunci di balik viralnya estetika ini. Oldreel dikenal lewat efek dynamic shots ala kamera lawas yang sempat ramai lewat konten bernuansa camcorder. Kapi Cam menjadi favorit pencinta vintage vibes dalam konten desk tour maupun vlog kamar bernuansa digicam. Ada pula Pixect, yang populer lewat hasil kolase selfie dua atau empat kotak dengan dominasi warna pink, biru, dan ungu khas webcam jadul. Sementara LoFi Cam dan DazzCam lebih dikenal lewat filter flash malam hari yang menghasilkan kesan candid ala kamera film lawas.

Menariknya, sejumlah kreator kini juga memanfaatkan alat kecerdasan buatan seperti CapCut, Gemini AI, dan Hypic untuk meniru efek flash serta butiran gambar khas kamera digital 2000-an, bahkan tanpa perlu kamera fisik sama sekali.

Fenomena ini seolah menegaskan satu hal menarik: di era kamera ponsel yang makin canggih, justru kesan "kurang sempurna" kini menjelma jadi kemewahan baru bagi generasi muda masa kini. (Naswa Thalita Zada)

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.