Menu
Pencarian


Fokus MPLS, Distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Bangkalan Belum Merata pada Hari Pertama Sekolah

Portaljtv.com - Senin, 13 Juli 2026 17:02
Fokus MPLS, Distribusi Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Bangkalan Belum Merata pada Hari Pertama Sekolah
SMKN 1 Bangkalan. Dok. Moch Sahid/JTV (13/07/2026)

BANGKALAN - Hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang di Kabupaten Bangkalan diwarnai oleh belum normalnya pendistribusian program Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Senin (13/7/2026). Keterlambatan distribusi yang utamanya terjadi di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/K) ini disebabkan oleh kesibukan pihak sekolah dalam menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), serta belum beroperasinya sejumlah dapur umum secara optimal.

Program pembagian Makanan Bergizi Gratis ini sebelumnya sempat terhenti selama 21 hari kalender mengikuti jadwal libur sekolah. Saat kegiatan belajar mengajar kembali bergulir, tidak semua sekolah penerima manfaat langsung mendapatkan pasokan makanan gizi gratis tersebut. Mayoritas sekolah jenjang SMA dan SMK di Bangkalan tidak menerima distribusi dari dapur umum atas permintaan sekolah itu sendiri.

Kepala SMAN 1 Bangkalan, Jumali, membenarkan adanya penundaan distribusi MBG di instansinya. Pihak sekolah secara resmi meminta penundaan distribusi agar pelaksanaan MPLS bagi para peserta didik baru dapat berjalan maksimal tanpa terpecah fokusnya.

"Untuk MBG masih dapatkan, tetapi untuk satu minggu ke depan masih ada penundaan. Karena yang pertama, anak-anak kami yang kelas 10 jam 12 sudah selesai, kemudian yang terlibat kepanitiaan itu ada yang mengajak, ada yang mengisi materi MPLS, sehingga kami tidak bisa memberikan pelayanan yang maksimal terkait untuk penyaluran MBG-nya. Dan kesepakatan dari sekolah dengan pihak MBG, untuk minggu depan ini biarkan dulu," jelas Jumali.

Kondisi serupa juga dilaporkan terjadi di SMKN 3 Bangkalan. Penanggung Jawab (PIC) MBG SMKN 3 Bangkalan, Sakdullah, mengonfirmasi bahwa distribusi pangan gratis ini diundur pelaksanaannya dan baru akan berjalan normal pada pekan depan.

"Sampai di hari ini memang belum, pendistribusian akan dimulai pada tanggal 20 Juli. Kalau kesiapan sekolah sudah siap dan sudah dikondisikan, sementara meski tidak ada MBG, di belakang masih ada kantin," terang Sakdullah.

Dari pihak penyedia, Asisten Lapangan Satuan Pelayanan Peserta Gizi (SPPG) Bungsang, Rengga Aditya Pratama, juga mengakui bahwa penyaluran MBG belum merata. Ia menjelaskan bahwa pendistribusian pada hari pertama sekolah ini hanya dilakukan kepada instansi yang telah menyatakan kesiapannya.

"Kalau untuk hari ini karena bertepatan pertama masuk sekolah dan untuk tahun ajaran baru, untuk penerimaan manfaat kita masih belum normal karena terbentur dengan MPLS atau MOS itu. Jadi yang kita distribusikan yang siap saja, seperti satu sekolah. Dan untuk sekolah yang lain, kemungkinan normalnya minggu depan," ujar Rengga.

 Lebih lanjut, Rengga menegaskan bahwa tertundanya penyaluran nutrisi siswa ini merupakan tindak lanjut dari hasil koordinasi antara pihak SPPG dan pihak sekolah. Pihak penyedia menyetujui permintaan sekolah untuk mulai mendistribusikan pasokan makanan minggu depan secara normal dan merata kepada seluruh penerima manfaat setelah masa orientasi pengenalan lingkungan sekolah berakhir. (*)

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.