SIDOARJO - Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMP Negeri 5 Sidoarjo resmi dimulai hari ini, Senin (13/7/2026). Upacara pembukaan diikuti oleh seluruh jajaran guru serta siswa kelas VII hingga IX dengan khidmat.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 5 Sidoarjo, Estri Andajani, M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan MPLS tahun ini diikuti oleh 324 siswa baru yang masuk ke jenjang kelas VII.
Dalam arahannya, pihak sekolah dengan tegas menekankan larangan segala bentuk perundungan (bullying) maupun perploncoan, baik selama pelaksanaan MPLS maupun dalam kegiatan belajar mengajar ke depan. Estri berharap seluruh siswa kelas VIII dan IX dapat bersikap terbuka untuk mendampingi serta membimbing adik kelas mereka agar lebih cepat beradaptasi dengan lingkungan sekolah yang baru.
Sebagai wujud keseriusan bersama dalam mengawal pendidikan anak, momen MPLS ini juga diisi dengan penandatanganan surat pernyataan oleh para orang tua siswa baru. Melalui dokumen komitmen tersebut, orang tua secara sadar menyerahkan mandat dan tanggung jawab pendidikan putra-putrinya kepada pihak sekolah demi kemajuan bersama.
"Sekolah menaruh harapan besar agar seluruh siswa baru ini nantinya dapat bersaing secara sehat dalam bidang akademik serta mampu mencetak berbagai prestasi di masa mendatang," terang Estri, Senin (13/7/2026).
Menariknya, kegiatan hari pertama masuk sekolah ini turut menggalakkan gerakan "Ayah Mengantar Sekolah". Gerakan ini ditandai dengan momen simbolis saat para ayah menyerahkan langsung putra-putri mereka kepada pihak sekolah untuk memulai masa pendidikan di SMPN 5 Sidoarjo.
Salah satu perwakilan wali murid, Fachruddin Ulwy, menyambut baik langkah preventif dan edukatif yang diambil oleh pihak sekolah. Ia menyampaikan bahwa orang tua kini sepenuhnya mempercayakan putra-putrinya kepada para tenaga pendidik di sekolah.
"Kami mempercayakan anak-anak kepada bapak dan ibu guru, mengingat guru memegang peranan sebagai pengganti orang tua saat anak berada di lingkungan sekolah," kata Fachruddin.
Ia juga berharap nilai-nilai kedisiplinan dan keadilan bisa diterapkan dengan baik selama masa pendidikan tiga tahun ke depan.
"Kami berharap anak-anak dapat selalu taat, patuh, dan menaati setiap aturan yang berlaku di sekolah. Terutama, kami memohon agar pihak sekolah memperlakukan, membimbing, dan memperhatikan seluruh siswa dengan adil tanpa membedakan satu sama lain," ujar Fachruddin mewakili suara orang tua siswa baru. (*)
Editor : Iwan Iwe

















