Menu
Pencarian


Pensiun dari Sekda Banyuwangi, Guntur Priambodo di Angkat Zulkifli Hasan Angkat sebagai Tenaga Ahli Kemenko Pangan

JTV Banyuwangi - Jumat, 19 Juni 2026 17:14
Pensiun dari Sekda Banyuwangi, Guntur Priambodo di Angkat Zulkifli Hasan Angkat sebagai Tenaga Ahli Kemenko Pangan
Penugasan ini menunjukkan bahwa pensiun bukan akhir, melainkan awal kontribusi baru bagi bangsa.

Belum genap satu bulan memasuki masa purna tugas sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banyuwangi, Dr. Ir. H. Guntur Priambodo, M.M. kembali mendapat kepercayaan untuk mengemban tugas strategis di tingkat nasional. Mantan birokrat senior Banyuwangi itu resmi ditunjuk sebagai Tenaga Ahli Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia.

Penugasan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia Nomor 57/M.PANGAN/KEP/06/2026 tentang Perubahan Kelima atas Keputusan Menteri Koordinator Bidang Pangan Nomor 01/M.PANGAN/KEP/01/2025 tentang Pengangkatan Tenaga Ahli Menteri Koordinator Bidang Pangan yang ditetapkan di Jakarta pada 10 Juni 2026 dan ditandatangani Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan.

Dalam lampiran keputusan tersebut, Guntur Priambodo dipercaya menduduki jabatan sebagai Tenaga Ahli Ketahanan Pangan, Infrastruktur Pendukung Pertanian, dan Lingkungan. Tenaga Ahli Menteri merupakan jabatan non struktural di Menko Pangan setingkat Staf Ahli Menteri eselon Ib.

Amanah tersebut mencakup tugas memberikan masukan dalam penyusunan dan pelaksanaan kebijakan terkait ketahanan pangan, infrastruktur pendukung pertanian, pengelolaan sampah, hingga keberlanjutan pangan nasional.

Baca Juga :   Pensiun dari Sekda Banyuwangi, Guntur Priambodo di Angkat Zulkifli Hasan Angkat sebagai Tenaga Ahli Kemenko Pangan

Penugasan ini menjadi babak baru perjalanan pengabdian Guntur Priambodo setelah resmi memasuki masa pensiun sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) per 1 Juni 2026. Sebelumnya, ia mengakhiri karier panjangnya di pemerintahan dengan jabatan terakhir sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Banyuwangi. Posisi tersebut kemudian dilanjutkan oleh Dr. Suyanto Waspo Tondo Wicaksono, M.Si yang dilantik pada (2 Juni 2026).

Alih-alih menikmati masa pensiun sepenuhnya, peraih gelar Doktor Teknik Lingkungan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya itu justru kembali mendapat kepercayaan untuk berkontribusi dalam perumusan kebijakan nasional, khususnya di sektor pangan yang saat ini menjadi salah satu fokus utama pemerintah.

Baca Juga :   13 Tahun Tanpa Pergantian, Ponorogo Akhirnya Lantik Sekda Baru

“Bersyukur masih diberi kesempatan mendarmabaktikan tenaga dan pikiran untuk bangsa, negara dan masyarakat Indonesia, khususnya Jawa Timur dan Banyuwangi,” ujar Guntur Priambodo saat dikonfirmasi.

Penunjukan tersebut dinilai sejalan dengan pengalaman panjang yang dimiliki Guntur di bidang infrastruktur dan tata kelola pemerintahan. Selain pernah menjabat sebagai Sekda Banyuwangi, ia juga dikenal memiliki rekam jejak kuat saat memimpin Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Kabupaten Banyuwangi.

Dr. Ir. H. Guntur Priambodo, M.M., birokrat kelahiran Blitar, 1 Mei 1966, yang telah puluhan tahun mengabdi di berbagai jabatan strategis pemerintahan daerah.

Dengan latar belakang pendidikan Doktor (S3) Teknik Lingkungan dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Guntur dikenal sebagai aparatur yang memadukan kemampuan teknis dan manajerial dalam setiap penugasan yang diembannya.

Kiprah panjangnya menunjukkan pola karier birokrat teknis yang konsisten berada di sektor pembangunan dan pelayanan dasar masyarakat. Posisi-posisi tersebut menjadikan Guntur Priambodo sebagai salah satu figur yang memahami secara menyeluruh siklus perencanaan hingga implementasi kebijakan daerah.

Dengan kombinasi latar belakang akademik teknik lingkungan dan pengalaman birokrasi, ia menjadi representasi aparatur sipil yang berfokus pada efektivitas pembangunan dan keberlanjutan layanan publik di daerah.

Pengalaman itu menjadi modal penting dalam mendukung tugas barunya yang berkaitan erat dengan pembangunan infrastruktur pendukung pertanian dan penguatan ketahanan pangan nasional.

Di tengah berbagai tantangan pangan global, pemerintah saat ini mendorong penguatan sistem pangan yang berkelanjutan, mulai dari peningkatan produktivitas pertanian, pengelolaan sumber daya air, pembangunan infrastruktur pendukung, hingga penguatan aspek lingkungan.

Karena itu, keberadaan tenaga ahli dengan pengalaman teknokratis dan birokratis dinilai penting untuk memberikan masukan strategis dalam penyusunan kebijakan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.

Bagi masyarakat Banyuwangi, penugasan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri. Setelah puluhan tahun mengabdi di daerah, Guntur Priambodo kini dipercaya membawa pengalaman dan perspektif Banyuwangi ke tingkat nasional melalui Kementerian Koordinator Bidang Pangan.

Penunjukan ini sekaligus menegaskan bahwa masa purna tugas tidak selalu menjadi akhir pengabdian seorang birokrat. Sebaliknya, pengalaman yang dimiliki masih dapat menjadi aset berharga untuk mendukung pembangunan nasional melalui peran-peran strategis yang lebih luas.

Dengan amanah baru tersebut, Guntur Priambodo akan berkontribusi dalam memberikan rekomendasi dan masukan kebijakan di bidang ketahanan pangan, infrastruktur pendukung pertanian, serta lingkungan, sektor yang menjadi fondasi penting dalam mewujudkan kemandirian pangan Indonesia di masa depan.

Handoko Khusumo

Editor : JTV Banyuwangi






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.