KOTA BATU - Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) berhasil menemukan dan mengevakuasi 10 korban meninggal dunia dalam bencana tanah longsor di jalur Pacet-Sumber Brantas, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Jumat (4/4/2025).
Korban terdiri dari tujuh penumpang mobil Toyota Innova dan tiga penumpang mobil Pikap Grandmax. Enam korban telah dibawa ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Hasta Brata Kota Batu, sementara empat korban lainnya dievakuasi ke RSUD Sumber Glagah di Mojokerto.
"Seluruh korban merupakan penumpang mobil Innova dan Grandmax yang terjebak material longsor," ujar Kapolres Batu AKBP Andi Yudha Pranata.
Kapolres mengungkapkan proses evakuasi sempat terkendala karena kondisi kendaraan yang terjepit batu, pohon, dan material longsor seluas 100-200 meter. Petugas gabungan terpaksa memotong bodi mobil untuk mengeluarkan korban.
Baca Juga : 10 Korban Longsor Pacet-Cangar Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
"Mobil Innova terseret lumpur dan terjepit batu serta pohon besar," jelas Andi Yudha.
Anton, anggota Tagana Kota Batu, menambahkan bahwa kedua kendaraan terperosok di tepi jurang dekat aliran sungai. Pencarian dan pembersihan material longsor masih terus dilakukan, sehingga jalur Batu-Pacet ditutup total.
Basarnas mengonfirmasi seluruh korban merupakan anggota keluarga. Tujuh penumpang Innova berasal dari Desa Kloposepuluh, Sidoarjo, sementara tiga penumpang Grandmax merupakan warga Urung-urung Jati Jejer, Trawas, Mojokerto.
Baca Juga : Satu Keluarga Asal Sukodono Sidoarjo Jadi Korban Longsor di Cangar-Pacet
Adapun Identitas korban Penumpang Innova, yakni Masjid Zatmo Setio, Rani Anggraeni (28), Syahrul Nugroho Rangga Setiawan (6), Putri Qiana Ramadhani (2), Wahyudi (71), Jainah (61), dan Saudah (71). Sedangkan Penumpang Grandmax, Mikaila F.Z (3,5), Ahmad Fiki Muzaki (28), Fitria Handayani (27).
Pemeriksaan jenazah masih dilakukan untuk memastikan identitas korban sebelum diserahkan kepada keluarga. (*)
Editor : M Fakhrurrozi