JOMBANG - Sebuah truk tronton menabrak toko sekaligus rumah warga di Jalan Raya Desa Janti, Kecamatan Jogoroto, Kabupaten Jombang, Rabu (21/10/2026) sore. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tunggal tersebut. Namun, toko sekaligus rumah milik warga hancur, sedangkan bagian depan truk mengalami kerusakan parah.
Sementara sopir truk, BS (45) warga Nganjuk, mengalami luka pada bagian belakang leher dan harus mendapatkan perawatan medis. Ia sempat terjepit bodi kendaraan yang ringsek selama sekitar 30 menit sebelum berhasil dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Jombang.
Peristiwa kecelakaan itu terekam kamera CCTV. Dalam rekaman tersebut, truk tronton tampak melaju kencang, melewati median jalan, kemudian menabrak bangunan milik warga.
Sudar, warga yang berada di lokasi kejadian mengungkapkan, kecelakaan bermula ketika truk yang dikemudikan BS melaju dari arah barat, yakni Jombang, menuju timur ke arah Mojoagung.
Baca Juga : Kecelakaan Maut di Jalur Alternatif Mojokerto–Jombang, Pengendara Motor Tewas di Tempat
“Truk itu dari barat, didepannya ada kendaraan kontainer, terus oleng kanan hingga naik ke pembatas jalan. Truk kemudian masuk ke jalur berlawanan arah dan menabrak toko dan berhenti di halaman rumah warga,” ujar Sudar.
Setelah menghantam bangunan, truk berhenti di halaman rumah warga dalam kondisi ringsek. Sopir pun terjepit di dalam kabin kendaraan. Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan.
Sementara itu, Reza, pemilik toko sekaligus rumah yang ditabrak, mengaku sedang berada di dalam kamar saat kejadian. Ia mendengar suara benturan keras dari luar, kemudian membuka jendela dan melihat kendaraan kontainer mengeluarkan asap di samping rumahnya. Reza kemudian keluar untuk memastikan kejadian tersebut dan mendapati sopir truk dalam kondisi terjepit di dalam kendaraan.
Baca Juga : Kebakaran Rumah di Kaliwungu Jombang Diduga Akibat Korsleting AC
Saat ini, kecelakaan tersebut masih dalam penanganan Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Jombang. Akibat kejadian itu, arus lalu lintas dari arah timur ke barat sempat tersendat selama proses evakuasi berlangsung.
Editor : A. Ramadhan























