PROBOLINGGO - Seorang pengendara sepeda motor di Kota Probolinggo tewas usai tertabrak Kereta Api Tawang Alun jurusan Ketapang-Malang saat melintas di perlintasan sebidang, Jumat (4/9/2026) siang. Kerasnya benturan membuat tubuh korban terpental hingga sekitar 50 meter, sedangkan sepeda motor yang dikendarainya patah menjadi dua bagian.
Warga di sekitar Gang Gayam, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo, dikagetkan dengan suara benturan keras saat kereta api melintas. Setelah dilihat, KA Tawang Alun baru saja menabrak seorang pengendara sepeda motor yang melintas di perlintasan sebidang tanpa palang pintu.
Sementara itu, sepeda motor bebek yang dikendarai korban dengan nomor polisi N 6842 QH patah menjadi dua bagian dan sempat terjebur ke dalam kolam.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi.
Dari keterangan warga, Nanik, korban melintas dari arah selatan menuju utara dan diduga tidak memperhatikan kondisi di sekitar perlintasan sehingga tabrakan dengan kereta api tak terhindarkan.
“Saat itu saya lagi di rumah, ada kereta dari arah timur, kemudian korban dari arah selatan bertabrakan,” ujarnya.
Untuk kepentingan penyelidikan, jenazah korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Dokter Mohamad Saleh Kota Probolinggo. Dugaan sementara, korban tidak berhenti terlebih dahulu saat akan melintasi perlintasan sebidang.
Pamapta Polres Probolinggo Kota, Anggi Indra Setyawan, menyatakan pihaknya masih melakukan identifikasi terhadap korban.
“Hasil olah TKP masih identifikasi, korban adalah laki-laki dan belum ditemukan identitasnya,” ujarnya.
Hingga Jumat siang, polisi masih menangani kasus kecelakaan tersebut. Hasil identifikasi petugas, korban diketahui bernama M Yusup, warga Kelurahan Triwung Lor, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.
(Adiybah Fawziyyah)
Editor : Iwan Iwe



















