Menu
Pencarian


Tergiur Iming-Iming Harga Murah, Puluhan Warga Surabaya Tertipu Sembako Bodong Miliaran Rupiah

Juli Susanto - Minggu, 12 Juli 2026 21:48
Tergiur Iming-Iming Harga Murah, Puluhan Warga Surabaya Tertipu Sembako Bodong Miliaran Rupiah
Tangkapan layar, video viral puluhan orang korban menggeruduk rumah terduga pelaku yang diketahui bernama Indah Choirunnisa di kawasan Wonorejo, Rungkut, Surabaya, pada Senin (6/7/2026) lalu. Kericuhan dipicu oleh emosi korban atas dugaan penipuan sembako

SURABAYA - Puluhan warga di Surabaya mengaku menjadi korban dugaan penipuan sembako bodong yang nilainya mencapai miliaran rupiah. Para korban kini menuntut pertanggungjawaban serta ganti rugi kepada terduga pelaku yang disebut-sebut sudah beraksi sejak tahun 2021 silam.

Kasus ini sempat memicu kericuhan saat sekitar 20 orang korban menggeruduk rumah terduga pelaku yang diketahui bernama Indah Choirunnisa di kawasan Wonorejo, Rungkut, Surabaya, pada Senin (6/7/2026) lalu. Kericuhan dipicu oleh emosi korban yang sudah memuncak.

Awalnya, kedatangan puluhan korban tersebut bermaksud untuk melakukan mediasi yang dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji. Namun, karena para korban telanjur geram, suasana mediasi berubah menjadi adu mulut dan diwarnai kericuhan.

Salah satu korban, Rachmad Muhamad Khafid menceritakan awal mula dirinya terjebak dalam pusaran penipuan ini. Pada tahun 2021 lalu, ia mendapat tawaran bahan sembako berupa minyak goreng dengan harga yang jauh lebih murah dibanding harga toko.

"Selisih harganya itu sekitar Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu per karton," ujar Khafid kepada wartawan.

Tergiur dengan iming-iming harga miring untuk pembelian dalam jumlah besar, Khafid pun memutuskan untuk memesan sebanyak 800 karton minyak goreng. Total uang yang disetorkannya saat itu mencapai Rp 129,6 juta.

Nahas, setelah pembayaran dilunasi, minyak goreng yang dijanjikan tak kunjung datang. Khafid mengaku sempat melaporkan kasus ini ke pihak berwajib, namun hingga kini belum ada tindak lanjut yang jelas.

Alih-alih diproses hukum, terduga pelaku justru diduga kembali melancarkan aksi penipuan di tahun-tahun berikutnya dengan modus penawaran sembako murah yang sama.

Korban lainnya, Fadilah, juga menyampaikan keluhan serupa. Ia dan puluhan korban lainnya berharap agar perkara dugaan penipuan ini bisa segera diungkap secara tuntas oleh aparat penegak hukum.

Apalagi, saat ini jumlah korban baru dengan kerugian yang beragam terus bermunculan. Para korban berharap mendapat kejelasan hukum dan uang yang telah mereka depositkan dapat diganti rugi sepenuhnya.

Editor : Bagoes Ri






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.