Menu
Pencarian


Pria di Probolinggo Tewas Diduga Dibegal, Kepala Terluka dan Motor Raib

Farid Fahlevi - Minggu, 5 Juli 2026 05:00
Pria di Probolinggo Tewas Diduga Dibegal, Kepala Terluka dan Motor Raib
Tim Inafis Polres Probolinggo Kota melakukan olah TKP penemuan mayat di lahan kosong, Kelurahan Pulang, Kecamatan Kademangan, Sabtu (4/7/2026) sore. (Foto: Farid Fahlevi)

PROBOLINGGO - Kasus kriminalitas di Kota Probolinggo, terus meningkat beberapa hari terakhir. Kali ini, seorang pria diduga korban begal ditemukan tewas di area lahan kosong dekat Pantai Permata, Kelurahan Pilang, Kecamatan Kademangan, Sabtu (4/7/2026) sore.

Korban ditemukan masih memakai sarung batik dengan sejumlah luka. Diantaranya di bagian wajah, leher, dan belakang kepala yang diduga akibat sabetan senjata tajam.

Selain ditemukan penuh luka, sepeda motor yang dikendarai korban juga hilang. Kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa korban menjadi sasaran begal yang berujung pembunuhan. Meski demikian, polisi masih mendalami seluruh kemungkinan motif di balik kematian korban.

Korban pertama kali ditemukan oleh Samuji (60), seorang pencari burung warga Kelurahan Sukabumi, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, saat menyusuri lahan kosong di sekitar Pantai Permata.

Baca Juga :   Polisi Bekuk Pencuri Traktor, Diduga Satu Pelaku Oknum Pegawai P3K Pemkot Probolinggo

Samuji mengaku awalnya tidak menaruh curiga saat melihat seseorang tergeletak di semak-semak. Namun ketika didekati, ia terkejut melihat wajah korban bersimbah darah.

"Saya sedang mencari burung di sekitar lokasi. Saat mendekat, ternyata ada orang tergeletak. Wajahnya penuh darah, saya langsung takut lalu memanggil warga," ujar Samuji.

Ia mengatakan, setelah memastikan korban tidak bergerak, dirinya segera melaporkan temuan tersebut kepada warga sekitar yang kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.

Baca Juga :   Guru Ngaji Banting Santri di Probolinggo Mulai Diadili, Ayah Korban Memaafkan

"Saya tidak berani menyentuh korban. Saya langsung memberi tahu warga agar segera menghubungi polisi," tambahnya.

Tak lama kemudian, petugas Inafis Satreskrim Polres Probolinggo Kota tiba di lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Saat ditemukan, korban mengenakan kaos lengan panjang warna merah serta sarung batik cokelat kombinasi hitam. Di sekitar lokasi juga ditemukan sepasang sandal yang diduga milik korban.

Baca Juga :   Dua Ekor Sapi Digondol Maling, Pasutri di Probolinggo Langsung Pingsan

Hasil pemeriksaan awal menunjukkan adanya luka menganga di bagian wajah, leher, serta belakang kepala yang diduga akibat benda tajam. Untuk kepentingan penyelidikan, jasad korban kemudian dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Dokter Mohamad Saleh Kota Probolinggo.

Beberapa jam kemudian, identitas korban akhirnya terungkap. Korban diketahui bernama Samsul Arifin (35), warga Desa Rebalas, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Identitas tersebut dipastikan setelah kakak korban, Abdul Rohim, datang ke kamar jenazah.

Menurut Abdul Rohim, adiknya berpamitan meninggalkan rumah pada Jumat (3/7/2026) sore untuk menemui seorang teman di Kota Probolinggo.

Baca Juga :   Pria Bersarung Dimassa Hingga Ditelanjangi usai Begal Motor di Probolinggo

"Adik saya pamit mau menemui temannya di Probolinggo. Kami tidak menyangka kabar yang datang justru seperti ini," kata Abdul Rohim dengan nada sedih.

Ia mengungkapkan, selain kehilangan adiknya, keluarga juga mendapati sepeda motor yang digunakan korban tidak ditemukan di lokasi kejadian.

"Motor yang dipakai adik saya hilang. Di dalam jok motor juga ada tas berisi handphone dan dompet. Semua ikut hilang," ungkapnya.

Baca Juga :   Pria Bertindik Garong Rumah Warga di Kota Probolinggo, Gasak HP dan Surat Penting

Meski demikian, pihak keluarga belum berani menyimpulkan penyebab pasti kematian korban.

"Kami belum tahu apakah memang dibegal atau ada persoalan lain. Kami berharap polisi bisa segera mengungkap pelakunya dam dihukum seberat-beratnya," ujar Abdul Rohim.

Hingga kini, Satreskrim Polres Probolinggo Kota masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku sekaligus memastikan motif di balik pembunuhan tersebut. Polisi juga masih menelusuri keberadaan sepeda motor korban yang diduga dibawa kabur pelaku.

Kasus ini menjadi perhatian warga karena selain korban ditemukan dengan luka akibat senjata tajam, hilangnya kendaraan korban turut menguatkan dugaan adanya tindak pidana pencurian dengan kekerasan yang berujung pada pembunuhan. Namun demikian, polisi menegaskan seluruh dugaan masih dalam tahap penyelidikan dan belum dapat disimpulkan hingga seluruh alat bukti berhasil dikumpulkan. (*)

Editor : M Fakhrurrozi






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.