Menu
Pencarian


Terekam CCTV! Pikap Misterius Gondol 2 Sapi Senilai Rp 50 Juta di Pasuruan, Warga Resah

Abdul Majid - Sabtu, 4 Juli 2026 19:00
Terekam CCTV! Pikap Misterius Gondol 2 Sapi Senilai Rp 50 Juta di Pasuruan, Warga Resah
Terekam oleh kamera pengawas (CCTV) di pemukiman warga, terlihat sebuah mobil pikap hitam melaju keluar dari area perkampungan dengan mengangkut dua ekor sapi di bak belakangnya. Kejadian terjadi di Dusun Krajan Satu, Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kab

PASURUAN - Aksi pencurian hewan ternak kembali meneror warga Kabupaten Pasuruan. Dalam hitungan menit, kawanan pencuri nekat berhasil menggondol dua ekor sapi betina senilai Rp 50 juta dengan menggunakan sebuah mobil pikap misterius berwarna hitam.

Rentetan kasus pencurian yang terus berulang ini terjadi di Dusun Krajan Satu, Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan pada Kamis malam lalu. Korban diketahui bernama Atim, yang kehilangan dua ekor sapi betina kesayangannya saat ditambatkan di kebun yang tak jauh dari rumahnya.

Aksi nekat kawanan pelaku ini sempat terekam oleh kamera pengawas (CCTV) di pemukiman warga. Dalam rekaman video tersebut, terlihat sebuah mobil pikap hitam melaju keluar dari area perkampungan dengan mengangkut dua ekor sapi di bak belakangnya. Sayangnya, nomor polisi kendaraan tersebut tidak terlihat jelas karena kondisi yang gelap, sehingga menyulitkan proses identifikasi pelaku. Akibat kejadian ini, korban ditaksir mengalami kerugian mencapai Rp 50 juta.

Peristiwa ini menambah panjang daftar kelam kasus pencurian sapi di Desa Andonosari. Warga kini diliputi rasa khawatir yang mendalam lantaran para pelaku seolah bebas beraksi tanpa tersentuh hukum.

Baca Juga :   8 Tahun Telantar, Status Tanah Balai Desa Pusungmalang Pasuruan Mulai Diukur

Kepala Dusun Krajan, M. Rizal, mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, sedikitnya sudah ada enam ekor sapi milik warga setempat yang dilaporkan hilang.

"Selama tiga bulan terakhir, enam ekor sapi hilang dan baru satu ekor yang berhasil ditemukan, sementara lima ekor lainnya masih belum diketahui keberadaannya," ungkap M. Rizal saat dikonfirmasi.

Maraknya pencurian ini membuat kerugian kumulatif warga ditaksir telah menembus angka lebih dari Rp 100 juta. Rizal berharap pihak kepolisian bisa bergerak cepat untuk mengusut tuntas kasus ini.

Baca Juga :   Kampung Gibol di Pasuruan Meriahkan Piala Dunia 2026 dengan Ratusan Bendera

"Kami sangat berharap pihak kepolisian segera mengungkap dan menangkap pelaku agar masyarakat kembali merasa aman dan tenang," tegasnya.

Kasus ini telah resmi dilaporkan ke pihak kepolisian. Mengingat Desa Andonosari merupakan salah satu sentra peternakan sapi di Kecamatan Tutur, kini warga mendesak agar patroli keamanan malam hari kian ditingkatkan agar wilayah mereka tidak terus menjadi sasaran empuk kawanan maling. (*)

Editor : Bagoes Ri






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.