JAKARTA - Jagat maya dihebohkan dengan rekaman video live streaming yang memancing amarah kreator Sadam Permana. Melalui unggahannya di Instagram @sadampermana.w pada Kamis (30/7/2026), Sadam meluapkan kekesalan mendalam kepada Bigmo dan Melvin Erio setelah mendapati sejumlah anak di bawah umur diduga diarahkan untuk menyebutkan sekaligus mempromosikan produk liquid vape saat siaran langsung berlangsung.
Padahal, produk liquid vape secara jelas dan tegas diperuntukkan bagi kalangan orang dewasa dengan batasan usia minimal 21+.
"Nyuruh anak-anak di bawah umur ini untuk menyebutkan produk vape itu secara jelas padahal udah jelas-jelas di akun instagram vape ini udah gue cek tertulis 21 plus dan lo nyuruh anak-anak kecil di bawah umur ini untuk mempromosikan... Tapi lu nyuruh anak-anak kecil, ini harus diproses loh. Ini harus diproses, bener-bener harus dikawal, karena ini menyangkut anak di bawah umur yang disuruh untuk mempromosikan produk orang dewasa. Rusak gak sih? Dan ini bukan hal yang normal loh. Ini bener-bener membuat resah sebenarnya," ujarnya.
Tindakan tersebut dinilai berpotensi kuat bertentangan dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia. Berdasarkan regulasi pemerintah, terdapat larangan tegas terkait penjualan maupun pemberian produk rokok elektronik kepada individu yang berusia di bawah 21 tahun, sehingga dugaan promosi yang melibatkan anak-anak ini sontak menjadi sorotan tajam publik.
"Tolong banget jangan bilang gue lebay apa segala macem. Karena gue bener-bener membuat konten setiap hari untuk memberikan edukasi. Terutama tugas-tugas gue hampir setiap minggu adalah datang ke SMA-SMA. Ke tempat anak-anak di bawah umur ini untuk memberikan edukasi. Tapi kalau masih ada oknum yang terus-menerus seperti ini, rusak jadinya," pungkas Sadam.
Di sisi lain, kontroversi ini langsung memicu gelombang reaksi keras serta kecaman dari para warganet di media sosial. Berbagai komentar bernada protes menghiasi kolom komentar unggahan tersebut, mulai dari kecaman terhadap dugaan eksploitasi anak dengan seruan "Eksploitasi anak. Lawan!", kritik tajam yang menyebut figur terkait sebagai streamer problematik, hingga sindiran keras dari warganet yang mempertanyakan keterlibatan anak-anak kecil dalam siaran langsung tersebut. (Tengku Abdillah Ayyub)
Editor : Iwan Iwe



















