SIDOARJO - Ratusan siswa SMAN 2 Sidoarjo memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dengan menggelar pawai budaya yang berlangsung meriah pada Selasa (18/8).
Dengan mengusung tema "Satu Aksi Sejuta Inspirasi", kegiatan ini menampilkan keberagaman pakaian khas dan atraksi budaya dari berbagai pelosok Nusantara.
Kepala SMAN 2 Sidoarjo, Ristiwi Peni menjelaskan bahwa kegiatan ini diikuti oleh seluruh warga sekolah, mulai dari siswa kelas 10, 11, hingga kelas 12 dari total 36 kelas. Tak ketinggalan, para guru dan tenaga kependidikan (tendik) turut meramaikan barisan pawai tersebut.
"Alhamdulillah, memperingati PHRI ke-81, SMAN 2 Sidoarjo menggelar pawai budaya dengan tema 'Satu Aksi Sejuta Inspirasi'. Masing-masing kelas menyuguhkan keberagaman budaya yang ada di seluruh wilayah Indonesia," ujarnya di sela-sela acara.
Baca Juga : ”Komarong”, Serial Animasi Lokal Angkat Mitologi Nusantara Mulai Tayang
Pawai budaya ini menyusuri rute dari area sekolah hingga berakhir dengan puncak atraksi kebudayaan di Gedung Olah Raga (GOR) Sidoarjo.
Ia menegaskan, kegiatan ini tak sekadar ajang perayaan tahunan, tetapi juga menjadi sarana untuk menanamkan jiwa nasionalisme serta semangat mengisi kemerdekaan kepada generasi muda.
"Kalau para pahlawan dahulu telah gugur merebut kemerdekaan RI, kini saatnya generasi muda, khususnya seluruh warga SMAN 2 Sidoarjo, mengisi kemerdekaan dengan prestasi dan menunjukkan rasa cinta kepada bangsa Indonesia agar terus berjaya," ujar Ristiwi Peni.
Menariknya, berbagai kostum menarik dipamerkan para siswa, mulai dari pakaian adat Madura, busana megah khas Kerajaan Majapahit, hingga seragam profesi seperti tentara, polisi, dan dokter.
Pihak sekolah menyampaikan bahwa kegiatan ini digelar untuk membangkitkan rasa cinta tanah air sekaligus wadah ekspresi seni dan budaya bagi para siswa.
"Harapannya kita semua merayakan dengan penuh gembira, dengan menunjukkan prestasi dan beragam budaya yang ada di Indonesia," ujarnya Ristiwi Peni, Kepala SMA Negeri 2 Sidoarjo.
Ia menambahkan, keterlibatan aktif generasi muda dalam menampilkan kebudayaan daerah sangat penting agar keberagaman Indonesia tetap lestari.
"Pesannya, anak-anak zaman sekarang harus mengisi kemerdekaan dengan prestasi dan hal-hal yang bermanfaat, serta selalu mencintai budaya dan bangsa kita sendiri," pungkasnya.
Dalam momen karnaval budaya Nusantara kali ini, para duta sekolah yang bertindak sebagai role model turut mengapresiasi semangat rekan-rekannya yang tampil maksimal menyemarakkan acara.
"Di sini meriah banget ya, ada yang pakai baju adat, terus ada penampilan teknologi-teknologi juga di belakang sana. Kita di sini sebagai role model-nya dari Duta Smanda," ujar Aulia, salah satu Duta Sekolah SMA Negeri 2, Selasa (18/8/2026).
Aulia menjelaskan bahwa rangkaian acara ini digelar dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia melalui berbagai perlombaan antarkelas.
"Ini dalam rangka HUT RI, ada lomba-lomba yang diadakan sekolah untuk 17 Agustus-an," lanjutnya.
Menurut Aulia, penggunaan busana adat nusantara ini tidak sekadar untuk gaya-gayaan. Ada pesan mendalam tentang kebersamaan dan pelestarian budaya yang ingin disampaikan oleh para siswa.
"Pesan yang ingin disampaikan itu solidaritas antarkelas. Selain itu, kita juga ingin budaya Indonesia tetap dilestarikan melalui acara-acara seperti ini," jelasnya.
"Banyak banget (baju adatnya), ada dari Papua, Bali, terus dari Kalimantan juga ada. Bagus-bagus banget dan seru banget! Ini bakal jadi momen yang berkesan," pungkas Aulia sembari tersenyum.
Acara peringatan 17-an ini pun sukses mempererat kebersamaan para siswa sekaligus membangkitkan rasa bangga akan warisan budaya nusantara.
Editor : Iwan Iwe



















