Menu
Pencarian

Secara Turun-Temurun, Warga Tawun Hidup Berdampingan dengan Ribuan Bulus

JTV Madiun - Senin, 18 Mei 2026 16:02
Secara Turun-Temurun, Warga Tawun Hidup Berdampingan dengan Ribuan Bulus
Bulus di desa tawun

NGAWI - Warga Desa Tawun, Kecamatan Kasreman, Kabupaten Ngawi, hidup berdampingan dengan ribuan bulus yang berkembang biak di aliran irigasi dan parit desa. Keberadaan reptil air tawar tersebut telah menjadi bagian dari tradisi dan kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat setempat.

Ribuan bulus tampak hidup bebas di sepanjang aliran air yang melintasi permukiman warga. Hewan tersebut berkembang biak secara alami dan dijaga keberadaannya oleh masyarakat desa.

Warga secara rutin memberi makan dan merawat bulus sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Masyarakat percaya, banyaknya populasi bulus menjadi penanda bahwa kondisi lingkungan di Desa Tawun masih alami dan terjaga.

Salah seorang warga, Muryani, mengatakan keberadaan bulus sudah ada sejak dahulu dan menjadi bagian dari kepercayaan masyarakat setempat.

“Dari dulu bulus memang sudah ada di sini. Warga percaya bulus harus dijaga dan tidak boleh diganggu,” ujarnya.

Menurut Muryani, masyarakat juga meyakini siapa pun yang mencoba membawa keluar bulus dari Desa Tawun akan mengalami musibah. Kepercayaan tersebut membuat warga semakin menjaga dan melindungi populasi bulus agar tetap lestari.

Sementara itu, tokoh adat Desa Tawun, Patut, menjelaskan bahwa bulus dianggap sebagai hewan keramat yang berkaitan dengan tradisi leluhur masyarakat Tawun.

Ia menyebut keberadaan bulus bermula dari sumber mata air Tawun yang juga menjadi lokasi tradisi Keduk Beji. Seiring waktu, populasi bulus terus berkembang hingga menyebar ke aliran irigasi dan parit di sekitar desa.

“Warga punya cerita turun-temurun, jika ada orang luar mengambil bulus dari desa ini biasanya akan mengalami musibah saat meninggalkan Tawun,” kata Patut.

Menurutnya, keberadaan ribuan bulus sekaligus menjadi indikator lingkungan desa yang masih bersih dan lestari. Ia berharap tradisi menjaga dan melestarikan bulus dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya agar keberadaan hewan tersebut tetap terjaga di Desa Tawun.

Editor : JTV Madiun






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.