SURABAYA - DPW Partai Perindo Jawa Timur menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) sebagai langkah awal menyusun program kerja pasca pelantikan pengurus pada Juni 2025 lalu.
Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Jawa Timur, Ahmad Zazuli mengatakan, dalam Rakerwil ini merumuskan 4 agenda utama untuk memperkuat struktur partai hingga ke tingkat bawah dan memenangkan Pemilu 2029.
"Agenda pertama, DPW Partai Perindo Jatim akan melakukan akselerasi identifikasi kepengurusan DPD di 38 kota/kabupaten sekaligus membentuk struktur di tingkat kecamatan dan desa, yaitu DPC dan DPRT di seluruh Jatim. Tujuannya agar proses verifikasi politik partai ke depan bisa berjalan lebih mudah," terang Ahmad Zazuli usai Rakerwil yang dilaksanakan di kantor DPW Partai Perindo Jatim, Sabtu (4/7/2026).
Kedua, membentuk tim roadshow untuk berkeliling Jawa Timur. Tim ini bertugas melakukan visitasi dan semacam akreditasi kesiapan DPD-DPD, sekaligus memetakan dapil.
"Ada 11 dapil DPR RI di Jatim. Kami akan datang untuk melihat langsung kesiapan pengurus di daerah," jelas Zazuli.
Ketiga, membentuk tim penyelamatan aset. Pasalnya masih banyak aset partai yang belum tertata rapi.
"Kami sadar aset-aset kami masih berantakan. Tim ini dibentuk agar segera diselamatkan," ujarnya.
Keempat, merumuskan 2 program utama. Program internal berupa pembenahan sistem di DPD, DPC, dan DPRT.

Penyerahan SK Tim Penyelamatan Aset DPW Partai Perindo Jatim. (Foto: Dok DPW Perindo Jatim)
Kemudian program eksternal yang terintegrasi dengan masyarakat, seperti pembinaan dan pengembangan UMKM serta penyaluran aspirasi masyarakat melalui Partai Perindo.
"Ini langkah-langkah kita menuju suksesi di 2029," tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, DPW Partai Perindo Jatim juga menyerahkan Surat Keputusan Dewan Pimpinan Daerah (SK DPD) Partai Perindo Kabupaten Lamongan kepada pengurus baru.
Ketua DPD Perindo Lamongan, Didik Yulianto, mengatakan SK ini akan digunakan untuk konsolidasi DPC se-Kabupaten Lamongan, restrukturisasi struktur, dan memantapkan dapil.
"Target awal kami punya 1 anggota dewan. Ke depan kami optimis bisa 4 sampai 6 kursi di DPRD Kabupaten Lamongan," kata Didik.
Ia menambahkan, setelah ini DPD Lamongan akan berkoordinasi dengan tim penyelamat aset dari DPW agar segera memiliki kantor sekretariat.
Pasalnya, selama ini koordinasi partai masih dilakukan di rumah, kafe, atau kantor pribadi pengurus.
"Sekarang kami ingin koordinasi benar-benar terpusat di kantor DPD Perindo Lamongan," pungkas Didik. (*)
Editor : M Fakhrurrozi



















