SURABAYA - Momentum 14 Februari 2023 yang bertepatan dengan satu tahun Pemilu 2024, Bawaslu Jatim melakukan serangkaian kegiatan berupa Apel Siaga Pengawasan, Peluncuran Jarimu Awasi Pemilu, Posko Kawal Hak Pilih dan Deklarasi Pemilu Damai. Kegiatan ini digelar secara hybrid di Kantor Bawaslu Jatim, Jl. Puncak Permai Utara II No.21, Lontar, Kec. Sambikerep, Kota Surabaya, pada Selasa (14/2/23)
Apel Siaga Pengawasan Pemilu 2024 diikuti secara serentak oleh 176 pengawas pemilu, 1998 Panitia Pengawas Pemilu tingkat Kecamatan, 8.494 Pengawas Kelurahan/Desa dengan mengundang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Jatim dan sejumlah awak media.
Dalam kesempatan ini, Bawaslu Jatim juga meluncurkan aplikasi Jarimu Awasi Pemilu untuk tingkat provinsi se-Jawa Timur. Aplikasi tersebut merupakan wadah bagi komunitas digital yang dibuat oleh Bawaslu Republik Indonesia sebagai ruang bagi penyelenggara pemilu, pemantau pemilu, media dan seluruh lapisan masyarakat untuk saling bertukar informasi, dugaan pelanggaran dan forum diskusi tentang kepemiluan. “Kami sadar, Bawaslun Jatim tidak bisa berdiri sendiri dalam mengawal dan mengawasi Pemilu 2024 . Kami membutuhkan peran partisipatif masyarakat untuk ikut mengawasi Pemilu agar melahirkan pemimpin yang berkualitas,” ujar Ketua Bawaslu Jatim, A. Warits dalam sambutannya secara online.
Hingga 14 Februari 2023, pengguna aplikasi Jarimu Awasi Pemilu dari Jawa Timur mencapai angka 16.552 orang. Terbesar se-Indonesia. Angka pengguna aplikasi tersebut berasal dari Kabupaten Pasuruan sebanyak 943 orang, lalu disusul Lamongan dengan pengguna sebanyak 810 orang dan yang ketiga dari Bojonegoro sebanyak 771 orang. “Target kami setelah peluncuran ini akan mendapatkan 10 ribu lagi pengguna tambahan dari Jawa Timur,” tambah Eka Rahmawati, komisioner Bawaslu Jatim divisi pencegahan dan partispasi masyarakat.
Baca Juga : Wapres Gibran Minta Bawaslu Tak Tebang Pilih dalam Pengawasan Pilkada 2024
Selain aplikasi Jarimu Awasi Pemilu, Bawaslu Jatim juga meluncurkan posko Kawal Hak Pilih untuk mengawal Pemilu 2024. Posko ini dibuka di seluruh kantor pengawas pemilu se-Jawa Timur. Posko ini dibuat sebagai bentuk komitmen dari Bawaslu se-Jawa Timur untuk memastikan hak pilih warga dalam Pemilu 2024.
Yang menarik, karena bertepatan dengan Hari Valentine tanggal 14 Februari, Bawaslu Jatim juga akan menerapkan pengawasan Pemilu 2024 dengan konsep ‘Cinta’. “Meski tidak ada kaitannya dengan Valentine, namun kami akan melakukan pengawasan dengan penuh cinta. Yang merupakan akronim dari Cermat, Integritas, Taat dan Akurat,” tutur Eka.
Saat ini, Bawaslu Jatim menemukan terdapat 1046 belum terbentuk Panita Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) dan 586 Pantarlih diduga sebagai anggota partai politik. Kemudian untuk meningkatkan kesadaran masyarakarat dalam mengawasi Pemilu 2024, Bawaslu Jatim juga menyelenggarakan deklarasi pemilu damai 2024 yang bebas dari hoaks, ujaran kebencian dan politisasi suku, agama ras dan antargolongan.
Baca Juga : Jelang Pilkada Serentak 2024, Bawaslu RI Perketat Pengawasan di Seluruh Wilayah Indonesia
Reporter : Tim Portaljtv
Editor: Arif Junaidi