PROBOLINGGO - Angin puting beliung menerjang Desa Pohsangit Leres, Kecamatan Sumberasih, Kabupaten Probolinggo, Sabtu petang (7/2/2026). Akibat kejadian ini, sebanyak 20 rumah warga dan sejumlah fasilitas umum mengalami kerusakan, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat.
Peristiwa terjadi jelang malam hari sekitar pukul 16.30 WIB. Angin kencang disertai hujan datang secara tiba-tiba, membentuk pusaran yang bergerak dari arah timur laut, melintasi area persawahan sebelum menghantam permukiman warga.
Dua dusun terdampak paling parah yakni Dusun Beringin dan Dusun Kukun. Mayoritas bangunan mengalami kerusakan pada bagian atap rumah yang terangkat dan beterbangan. Selain rumah warga, fasilitas umum berupa sebuah musholla dan bangunan SPPG turut mengalami kerusakan akibat terjangan angin.
Kepala Desa Pohsangit Leres, Salam, menyebutkan total rumah terdampak mencapai 20 unit dengan tingkat kerusakan bervariasi.
Baca Juga : Jelang Lebaran, Dua Sapi Limousin Warga Leces Hilang Dicuri
“Data sementara ada 20 rumah warga yang rusak, terdiri dari 11 rumah di Dusun Beringin dan 9 rumah di Dusun Kukun. Selain itu, musholla dan bangunan SPPG juga terdampak, dan tidak ada korban jiwa," terang Salam.
Kuatnya hembusan angin juga mengangkat atap gudang tembakau berbahan galvalum milik Mulyono, yang berada tak jauh dari permukiman warga.
“Anginnya datang tiba-tiba dan sangat kencang dan berputar. Atap gudang saya langsung terangkat, warga panik dan berusaha menyelamatkan diri,” ujar Mulyono.
Baca Juga : Banjir Rendam 5 Kecamatan di Kabupaten Probolinggo, Warga Sebut Terbesar Sepanjang 2026
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa angin puting beliung ini. Pasca kejadian, warga langsung melakukan perbaikan rumah secara mandiri.
Hingga Sabtu malam, BPBD Kabupaten Probolinggo masih melakukan pendataan dampak kerusakan serta berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kecamatan. (*)
Editor : A. Ramadhan



















