KEDIRI - Para petani cabai di Kota Kediri patut bersyukur. Musim panen kali ini tidak hanya menghasilkan cabai yang melimpah, tetapi juga bertepatan dengan harga cabai di pasaran yang sedang tinggi. Hal ini membuat keuntungan mereka meningkat lebih dari 40% dibandingkan panen sebelumnya.
Suyono, salah satu petani sekaligus pedagang cabai asal Kelurahan Ngletih, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, mengungkapkan bahwa panen kali ini sangat menguntungkan. "Keuntungan kami naik lebih dari 40% karena harga cabai sedang tinggi," ujarnya.
Saat ini, harga cabai di pasaran relatif tinggi. Cabai keriting dijual seharga Rp32.000 per kilogram, cabai merah besar Rp45.000 per kilogram, dan cabai rawit Rp46.000 per kilogram. Dari lahan seluas 1 hektar, Suyono mampu memanen sekitar 1 ton cabai.
Hasil panen tersebut tidak hanya dijual di Pasar Grosir Ngronggo Kota Kediri, tetapi juga dikirim ke berbagai wilayah seperti Jakarta, Kudus, Blora, Surabaya, hingga Kalimantan.
Baca Juga : Petani Cabai di Kota Kediri Bersyukur Panen Melimpah Saat Harga Tinggi
Namun, pascapanen, para petani mulai mewaspadai munculnya penyakit pathek dan serangan lalat buah. Untuk mengantisipasi hal tersebut, mereka mulai meremajakan tanaman cabai dengan memberikan nutrisi agar tanaman bisa berbuah kembali. Selain itu, peremajaan juga dilakukan untuk merangsang tumbuhnya tunas baru, sehingga panen ketiga nanti bisa kembali melimpah. (Beny Kurniawan)
Editor : JTV Kediri