PONOROGO - Kasus pencurian mobil pick up bermuatan lima ton gabah yang terjadi di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Ponorogo, akhirnya terungkap. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ponorogo berhasil mengamankan seorang terduga pelaku di wilayah Magetan beserta sejumlah barang bukti. Akibat peristiwa ini, korban sempat mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.
Aksi pencurian ini terekam kamera CCTV di salah satu tempat penyetoran gabah di Kecamatan Sukorejo pada Selasa, 17 Februari 2026. Dalam rekaman tersebut, terlihat pelaku berhasil membawa kabur mobil pick up merk Mitsubishi warna hitam.
Peristiwa bermula saat korban memarkir kendaraannya yang bermuatan sekitar lima ton gabah. Mobil tersebut rencananya akan digunakan untuk memindahkan gabah ke gudang oven milik UD Dua Putri di Desa Gegeran, Kabupaten Sidoarjo. Namun, saat diparkir, korban meninggalkan kendaraan dalam kondisi kunci masih menancap di kontak.
Keesokan harinya, Rabu, 18 Februari 2026, sekitar pukul 08.00 WIB, korban kembali ke lokasi parkir dan mendapati mobil beserta muatannya telah raib. Korban pun segera melaporkan kejadian tersebut ke Polres Ponorogo.
Pelaku Mantan Karyawan
Kapolres Ponorogo, AKBP Andin Wisnu Sudibyo, menjelaskan bahwa setelah melakukan serangkaian penyelidikan, petugas berhasil mengamankan seorang terduga pelaku berinisial EDS di wilayah Kabupaten Magetan.
Berdasarkan hasil pengembangan, terduga pelaku menyembunyikan mobil curian tersebut di sebuah lahan kosong di Desa Somoroto, Ponorogo. Sementara itu, lima ton gabah telah dijual kepada seorang penadah berinisial E dengan nilai transaksi mencapai Rp24.700.000.
"Gabahnya dijual, uangnya diambil, dan kendaraannya disimpan di semak-semak daerah Somoroto. Pelaku diketahui pernah bekerja di tempat kejadian perkara (TKP), sehingga ia sudah hafal dengan kebiasaan para sopir di sana," jelas AKBP Andin Wisnu Sudibyo.
Dalam kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya satu unit mobil pick up, dokumen kendaraan, serta bukti transaksi lainnya. Hingga saat ini, terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Ponorogo guna pengembangan kasus dan menelusuri kemungkinan adanya pelaku lain. (Sayekti Milan/Nata Renata)
Editor : Iwan Iwe



















