Empat astronaut dalam misi Artemis II mencetak sejarah baru setelah berhasil menjadi manusia yang menjelajah paling jauh dari Bumi.
Dalam pernyataan resminya, NASA menyebut para astronaut tersebut telah melampaui rekor sebelumnya yang dipegang oleh misi Apollo 13 sejak April 1970.
Rekor tersebut tercapai saat wahana Orion yang mereka tumpangi mencapai jarak maksimum sekitar 252.752 mil atau sekitar 406 ribu kilometer dari Bumi, tepat saat berada di sisi jauh Bulan.
Keempat astronaut yang terlibat dalam misi ini adalah Reid Wiseman, Victor Glover, Christina Koch, serta astronaut asal Kanada Jeremy Hansen. Mereka menjalankan misi mengelilingi Bulan tanpa pendaratan, sekaligus menjadi kru pertama dalam program Artemis yang kembali menjelajah ruang angkasa dalam misi berawak.
Baca Juga : Lebih dari Satu Dekade Sejak Dirilis, Film Legendaris Interstellar Masih Jadi Perbincangan
Berbeda dengan misi pendaratan, Artemis II hanya melakukan flyby mengelilingi Bulan. Dalam perjalanan tersebut, kru menghabiskan waktu untuk mengamati serta mendokumentasikan permukaan Bulan dari jarak dekat sebelum kembali ke Bumi.
NASA juga menjelaskan bahwa perjalanan pulang akan dilakukan melalui jalur free-return trajectory, yakni lintasan yang memungkinkan wahana kembali ke Bumi secara alami dengan memanfaatkan gravitasi Bulan tanpa membutuhkan banyak manuver tambahan.
Pencapaian ini menandai tonggak penting dalam eksplorasi luar angkasa modern, sekaligus menjadi langkah lanjutan dalam program Artemis yang bertujuan mengembalikan manusia ke Bulan untuk pertama kalinya sejak era Apollo.
Selain mencetak rekor baru, misi ini juga menjadi simbol kebangkitan eksplorasi manusia ke ruang angkasa jarak jauh. NASA menilai keberhasilan ini dapat membuka jalan bagi misi-misi berikutnya, termasuk rencana pendaratan manusia di Bulan pada tahap selanjutnya.
Rekor ini tidak hanya menjadi pencapaian teknis, tetapi juga menunjukkan sejauh mana perkembangan teknologi dan kemampuan manusia dalam menjelajah ruang angkasa. Setelah lebih dari lima dekade sejak era Apollo, misi ini menandai kembalinya eksplorasi manusia ke wilayah ruang angkasa dalam yang sebelumnya jarang dijangkau.
Keberhasilan Artemis II juga menjadi langkah penting menuju misi berikutnya dalam program Artemis, yang menargetkan pendaratan manusia di Bulan. Pengalaman dan data dari misi ini akan menjadi bekal utama untuk memastikan keselamatan dan keberhasilan eksplorasi yang lebih kompleks di masa mendatang. (Amanda Dela)
Editor : Iwan Iwe



















