MOJOKERTO - Proses evakuasi dua kendaraan yang tertimbun longsor di wilayah kawasan Tanah Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Blok Watu Lumpang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, telah dihentikan.
Hingga saat ini, baru satu orang ditemukan tewas yakni sopir Pikap. Sementara sopir Grand Max yang juga tertimbun longsor masih belum diketahui kondisinya.
Selama proses pencarian, jalur Mojokerto-Batu di Simpang 3 Kejora Pacet ditutup dan dialihkan. Pengguna jalan dari Pacet menuju Cangar sampai Batu dari arah Simpang 3 Bintang Kejora diputar balikkan menuju bundaran Pacet lanjut ke arah Trawas-Prigen dan Pandaan.
Sementara pengendara dari Kota Batu menuju Mojokerto dialihkan menuju Jalan Pandanrejo menuju Karangploso dan Singosari. Apabila sudah ada yang mendekati, akan diputar balikkan menuju Jalan Pandanrejo.
Baca Juga : Tubuh Satu Keluarga Korban Longsor di Pacet-Cangar Terjepit Batu
Jagawana Tahura R Soerjo, Sukamto mengatakan, peristiwa longsor ini baru pertama kali terjadi.
"Ini baru pertama kali terjadi. Curah hujan tinggi hingga mengakibatkan pohon tumbang hingga menyumbat aliran sungai menjadi penyebabnya," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Mojokerto, Yo’ie Afrida Soesetyo Djati mengatakan, longsor terjadi akibat intensitas hujan tinggi dan durasi lama.
Baca Juga : 10 Korban Longsor Pacet-Cangar Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup
"Hujan turun mulai pukul 09.30 WIB, di atas ada saluran kecil yang tersumbat ranting-ranting. Kemudian sumbatan tergerus langsung meluncur ke bawah," tambahnya.
Tanah yang berada di atas kondisi gembur sehingga saat terjadi hujan dengan durasi lama menyebabkan tanah tidak kuat menahan. Pihaknya berkolaborasi dan bekerja bersama-sama untuk memindahkan material longsor berupa lumpur dan pohon dari akses jalan alternatif MMojokerto-Batu tersebut.
"Pada saat teman-teman melakukan evaluasi dan mengali material baru ditemukan ada roda mobil. Di dua titik berbeda ditemukan dua kendaraan, belum tahu (jumlah kendaraan dan korban) karena proses evakuasi belum selesai. Alat berat dari Mojokerto dan Batu didatangkan ke lokasi longsor," jelasnya.
Baca Juga : Satu Keluarga Korban Longsor Cangar Ditemukan Tewas Berpelukan
Kalaksa menambahkan, timbunan longsor sekitar 50 meter dengan tebing longsor ada tiga titik sekira 50 cm, 70 cm dan di sisi selatan antara 20 sampai 30 meter. Operasi pencarian (opsar) korban longsor ditutup sekira pukul 17.10 WIB, sehingga jalan alternatif Mojokerto - Batu ditutup sementara lantaran masih tertimbun longsor.
Sebelumnya, longsor terjadi di wilayah kawasan Tanah Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, Blok Watu Lumpang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Kamis (3/4/2025). Akibatnya, jalur alternatif Mojokerto - Batu tertutup material longsor dan pohon tumbang sehingga jalur alternatif tersebut ditutup sementara. (*)
Editor : M Fakhrurrozi