SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kunjungan Duta Besar (Dubes) Republik Ceko untuk Indonesia, Jaroslav Doleček. di Gedung Negara Grahadi Surabaya. Keduanya membahas beberapa poin kerjasama yang bisa dikembangkan, di antaranya mulai pengembangan industri manufaktur dan sektor perhubungan, terutama untuk kereta api dan teknologi pertanian.
Terkait industri manufaktur dan perhubungan, Tim dari Republik Ceko pada Bulan September dan Oktober mendatang akan datang ke Indonesia untuk mengembangkan kerjasama di sektor perhubungan yakni terkait industri kereta api dan rel.
Gubernur Khofifah menyampaikan, di Jatim terdapat dua pabrik PT. INKA (Persero) yang merupakan BUMN manufaktur kereta api di Indonesia yang berada di Madiun dan Banyuwangi. Sehingga diharapkan Tim dari reoublik Ceko saat kembali berkunjung ke Jatim juga akan menyempatkan melihat pabrik PT. INKA. Terlebih saat ini kerjasama untuk industri manufaktur terutama di sektor perhubungan yakni kereta api di Jatim ini sangat tepat. Selain itu di kawasan aglomerasi Surabaya saat ini sedang finalisasi rencana proyek pembangunan LRT dan MRT.
“Nanti bisa melihat persiapan masterplan proyek LRT dan MRT di kawasan aglomerasi Surabaya, dan diharapkan rencana ini bisa dikonkretkan lagi karena kita inginkan koneksitas dari transportasi publik di aglomerasi Surabaya dan akan ketemu pada titik-titik yang makin menguatkan dan makin mengkonkretkan terutama koneksitas antara kawasan permukiman dan industri,” jelas Khofigah.
Baca Juga : Pemprov Jatim dan Ceko Akan Kerjasama Proyek LRT dan MRT di Kawasan Aglomerasi Surabaya
Sementara itu, Dubes Republik Ceko untuk Indonesia, Jaroslav Doleček mengatakan jika dalam kunjungan ini ia berharap bisa membantu Jatim dari sisi sektor perhubungan yang menjadi titik penting dalam upaya pertumbuhan ekonomi dan perkembangan provinsi.
“Saya harap kerjasama yang konkret antara Republik Ceko dengan Jawa Timur dan segera ada tindak lanjutnya, mulai kerja sama manufaktur, teknologi pertanian dan pertanahan dan yang paling penting adalah transportasi. Dalam hal ini bagaimana bisa membantu Provinsi Jatim dari segi perhubungan, karena hal ini menjadi titik poin untuk pertumbuhan ekonomi dan perkembangan Provinsi Jatim sendiri,” harapnya.
Jaroslav menyebutkan pihaknya akan mengirim delegasi untuk memfollow up kerjasama yang mulai terjalin sebagai tindak lanjut kerja sama yang bisa diselenggarakan secara riil. Pihaknya juga akan membantu di bidang teknologi terutama untuk bidang pertanian, peternakan. dan bidang-bidang lain utamanya di sisi teknis. (Dewi Imroatin)
Editor : Julia Emidari