KOTA MALANG - PortalJTV – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cabang Malang menyatakan bahwa perempuan menjadi sasaran prioritas dalam program peningkatan literasi keuangan karena 79,3 persen di antaranya menjalankan peran ganda. Literasi keuangan dinilai penting untuk melindungi mereka dari risiko pinjaman daring (pinjol) ilegal serta penipuan investasi.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala OJK Malang, Farid Faletehan, dalam sambutannya pada acara Talk Show bertajuk "Perempuan Kartini Berdaya di Era Digital: Literasi Keuangan sebagai Kunci Transaksi dan Investasi Aman", di Malang, Rabu (6/5/2026).
Baca Juga : Sepak Bola SD Se-Malang Raya Bertarung di Piala Satria Muda, Pembibitan Atlet Muda Dimulai
Kegiatan yang digelar secara hibrida itu merupakan kolaborasi OJK Malang dengan Perkumpulan Istri Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (PIISEI) Cabang Malang dan Universitas Brawijaya. Acara ini juga menjadi penanda kick-off Bulan Literasi Keuangan (BLK) 2026 serta memperingati Hari Kartini.
"Perempuan dan ibu rumah tangga menjadi sasaran prioritas penerima edukasi keuangan. Literasi keuangan akan melindungi perempuan dari risiko pinjaman online ilegal dan penipuan," ujar Farid.
Baca Juga : OJK Malang: 79,3% Perempuan Berperan Ganda, Literasi Keuangan Jadi Kunci Lindungi dari Pinjol Ilegal
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya, Abdul Ghofar, mengapresiasi inisiatif tersebut. Ia berharap kegiatan serupa mampu mendorong para ibu agar tidak hanya cakap secara finansial, tetapi juga berdaya dalam memanfaatkan teknologi secara bijak untuk mendukung kesejahteraan keluarga.

Talk show tersebut menghadirkan dua narasumber, yakni Senior Advisor Fraud Banking Investigation BCA sekaligus Ketua Komite Kerja Siber Fraud Perbankan (Perbanas), Wani Sabu, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), Febby AntiQue. Wani Sabu menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap kejahatan siber dan berbagai modus penipuan digital.
Baca Juga : LPS Goes to Campus Guncang UNITRI! Rektor dan OJK Siapkan Mahasiswa Jadi Generasi Melek Finansial

Sebagai rangkaian Bulan Literasi Keuangan yang berlangsung dari Mei hingga Agustus 2026, OJK Malang akan menggelar sejumlah program unggulan, seperti Financial Literacy Series, Financial Literacy Campaign, dan ditutup dengan Financial Literacy Award. Kegiatan ini menjangkau 500 peserta dari berbagai komunitas perempuan dan mahasiswa.
OJK Malang mengimbau masyarakat, khususnya perempuan, untuk terus meningkatkan pemahaman dalam mengelola keuangan secara bijak, mengenali serta menghindari modus penipuan, serta menggunakan produk dan layanan jasa keuangan yang legal.(Ali)
Baca Juga : UB Luncurkan Aplikasi "SEMAR", Rektor: Manajemen Risiko Mencakup Semua Aspek, Termasuk Personal
Editor : JTV Malang



















