GRESIK - Penyeberangan Gresik-Bawean maupun sebaliknya kembali dibuka setelah sempat terhenti akibat cuaca buruk. Kondisi cuaca yang mulai membaik membuat kapal penyeberangan kembali melayani perjalanan antar pulau.
Dibukanya kembali layanan kapal membuat arus penumpang meningkat. Lonjakan penumpang terlihat di Pelabuhan Gresik, Senin (29/6/2026). Kapal tujuan Bawean banyak dipenuhi warga Bawean dan wisatawan yang ingin memanfaatkan momen libur sekolah.
Sementara kapal dari Bawean menuju Gresik didominasi pekerja migran Indonesia yang hendak melanjutkan perjalanan ke Malaysia dan Singapura.
Selain membawa penumpang umum, kapal dari Bawean juga mengangkut sejumlah pasien yang sebelumnya tertahan akibat cuaca buruk. Mereka dirujuk untuk mendapatkan penanganan medis di RS Ibnu Sina Gresik.
Kapolsek KP3 Pelabuhan Gresik AKP Ali Fauzi mengatakan, selama masa cuaca buruk hingga penyeberangan kembali dibuka, tercatat ada sebelas pasien asal Bawean yang dirujuk ke Gresik.
AKP Ali Fauzi mengungkapkan penyebrangan Gresik-Bawean dilayani oleh armada kapal cepat Express Bahari dan kapal ferry KMP Gili Iyang.
"Untuk hari ini, selain kapal cepat Bahari Express juga ada kapal Gili Iyang jenis roro yang bisa mengangkut kendaraan, barang, dan penumpang," ujar AKP Ali Fauzi.
Sementara itu, BMKG mencatat kondisi cuaca diperairan Gresik pada Selasa (30/6/2026) membaik. Tinggi gelombang sekitar 0,5 meter atau dalam kondisi rendah sehingga aman bagi aktivitas pelayaran. (*)
Editor : A. Ramadhan



















