KEDIRI - Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama (NU) 2026 yang digelar di Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, resmi ditutup pada Senin (22/6). Salah satu keputusan penting yang dihasilkan adalah penetapan jadwal pelaksanaan Muktamar NU ke-35 yang akan berlangsung pada 1 hingga 5 Agustus 2026.
Munas dan Konbes yang berlangsung sejak Sabtu (20/6) tersebut menjadi forum strategis bagi NU untuk membahas berbagai isu keumatan, kebangsaan, serta agenda organisasi menjelang muktamar.
Dalam Sidang Pleno III yang mengesahkan hasil-hasil sidang komisi, sejumlah keputusan berhasil disepakati meski sempat diwarnai beberapa interupsi dari peserta. Salah satu pembahasan utama adalah terkait pelaksanaan Muktamar ke-35 yang nantinya akan menentukan Rais Aam dan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) periode berikutnya.
Ketua Umum PBNU , Yahya Cholil Staquf, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Munas dan Konbes yang berlangsung lancar serta mampu menghasilkan sejumlah keputusan penting bagi organisasi.
Baca Juga : Gus Lilur: Semangat Piagam Jakarta Harus Warnai Muktamar NU Ke-35, Dukung Prabowo–Gibran Dua Periode
Menurutnya, berbagai pembahasan yang dilakukan selama forum menghasilkan kesepakatan strategis yang akan menjadi pedoman bagi NU ke depan.
Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah perlindungan data organisasi. NU menilai perlunya penguatan tata kelola data yang mencakup data pribadi, data kader, hingga data kepengurusan yang berkaitan dengan kebijakan publik.
“Perlindungan data menjadi salah satu isu yang disepakati karena menyangkut kepentingan organisasi dan warga nahdliyin secara luas,” ujarnya.
Baca Juga : Gus Yahya Apresiasi Kiai Imam Jazuli SIapkan Transformasi Pesantren di Era Disrupsi
Selain membahas agenda muktamar, forum juga menghasilkan sejumlah rekomendasi terkait penguatan organisasi, pengembangan kaderisasi, hingga respons NU terhadap berbagai dinamika sosial dan kebangsaan.
Sementara itu, rangkaian penutupan Munas dan Konbes NU 2026 dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Bangkalan, Madura. Kegiatan tersebut direncanakan dihadiri oleh Prabowo Subianto.
Dengan berakhirnya Munas dan Konbes di Ploso, seluruh hasil sidang akan menjadi bahan persiapan menuju Muktamar NU ke-35 yang akan menjadi forum tertinggi organisasi untuk menentukan arah kebijakan serta kepemimpinan NU pada periode mendatang. (Muhammad Zainurofi)
Editor : JTV Kediri


















