Menteri Koperasi Ferry Juliantono meresmikan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) Tukangkayu, Kelurahan Tukangkayu, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, Selasa (9 Desember 2025). Ferry terkesan dengan kemandirian koperasi tersebut yang mampu menghasilkan beberapa produk secara mandiri.
Dalam peresmian tersebut, Ferry menyempatkan diri masuk ke gerai sembako KKMP Tukangkayu. Selain kebutuhan pokok, gerai itu juga menjual aneka keperluan dan barang rumah tangga layaknya swalayan modern.
Salah satu yang menarik, KKMP Tukangkayu juga menjual produk mandiri berupa gula dan kopi. Kedua produk itu dikemas dengan merek "Tukangkayu".
Baca Juga : AgenBRILink Jadi Penggerak Ekonomi Desa dalam Ekosistem Koperasi Merah Putih
Pihak koperasi mengaku mendapat suplai gula dari perusahaan gula yang berada di Banyuwangi. Dengan demikian, koperasi bisa menjualnya dengan harga yang lebih rendah dibanding gula bermerek lain yang ada di pasaran.
Sementara produk kopi didapat dari para petani kopi yang ada di wilayah tersebut. Kopi yang dijual adalah jenis bland arabika dan robusta.
Di koperasi tersebut, merek "Tukang Kayu" dibuat sebagai merek komunal. Produk-produk buatan anggota koperasi bisa dikemas dan dipasarkan dengan nama dagang tersebut. Asalkan, produk yang dijual memenuhi standar kualitas yang ditentukan pihak koperasi.
Baca Juga : BRI Hadirkan Layanan Keuangan Inklusif di Pasaman Lewat AgenBRILink Koperasi Desa Merah Putih
Ferry mengapresiasi KKMP Tukangkayu yang berani membuat produk mandiri dengan harga yang terjangkau. Adanya merek dagang komunal juga menjadi nilai lebih yang akan menghidupkan UMKM setempat dan menarik pembeli.
"Saya akan memperjuangkan supaya hak kekayaan intelektual yang dimiliki atas originalitasnya pelaku-pelaku ini itu bisa dijadikan agunan untuk bank," kata Ferry.
Tak hanya itu, Ferry juga memborong dua produk asli buatan KKMP Tukang Kayu itu. Ia meminta disiapkan produk tersebut untuk dibawa kembali ke Ibu Kota.
Baca Juga : Walikota Wahyu Hidayat Genjot Koperasi Merah Putih

Ketua KKMP Tukang Kayu Imam Maskun mengatakan, koperasi tersebut telah menjalin kerja sama dengan sekitar sepuluh mitra. Sehingga, koperasi bisa mendapat barang dagangan dengan harga yang murah.
Selain itu, KKMP Tukangkayu juga bekerja sama dengan beberapa mitra perbankkan pelat merah. Bank-bank menyediakan sistem pembayaran dan memberi diskon-diskon bagi pelanggan yang bertransaksi menggunakan perbankkan masing-masing.
Sekda Kabupaten Banyuwangi Guntur Priambodo mengatakan, KDKMP merupakan program pusat yang menjadi prioritas oleh pemerintah kabupaten.
Saat ini, seluruh desa/kelurahan di Banyuwangi telah memiliki KDKMP.
"Jumlah KDKMP yang telah terbentuk di Banyuwangi sebanyak 217 desa/kelurahan," katanya.
Baca Juga : Jawa Timur Tuntaskan 8.494 Koperasi Merah Putih, Gubernur Khofifah Siap Bangun Ekonomi Dari Desa
Handoko Khusumo
Editor : JTV Banyuwangi



















