GIANYAR - Maybank Marathon 2026 tak hanya mengejar catatan waktu di lintasan. Ajang lari yang memasuki penyelenggaraan ke-15 itu juga diproyeksikan memberikan dampak ekonomi lebih besar bagi Bali. Targetnya, perputaran ekonomi mencapai sekitar Rp 300 miliar.
Presiden Direktur Maybank Indonesia Steffano Ridwan mengatakan proyeksi tersebut meningkat dibandingkan dampak ekonomi penyelenggaraan tahun lalu yang mencapai sekitar Rp 255 miliar. Tahun ini, jumlah peserta dan skala event juga mengalami peningkatan. "Tahun lalu itu kurang lebih sekitar Rp 255 miliar dampak positifnya dan tahun ini dengan event yang lebih besar, dengan lebih menarik lagi, dengan peminat yang lebih banyak, kami berharap tentunya bisa naik dari Rp 255 miliar tadi, mungkin bisa ke Rp300-an," ujar Steffano saat ditemui di Bali United Training Center, Sabtu (22/8).
Namun, Steffano menegaskan angka tersebut masih merupakan proyeksi. Dampak ekonomi secara riil akan diukur setelah seluruh rangkaian Maybank Marathon 2026 selesai. Besarnya potensi dampak ekonomi tersebut tak lepas dari jumlah peserta yang mencapai 14.100 pelari.
Maybank Indonesia menambah dukungan ambulans dan tenaga medis dibandingkan tahun sebelumnya. Steffano mengatakan peningkatan aspek safety menjadi bagian penting seiring bertambahnya jumlah peserta. "Bagaimana terus bisa meningkatkan safety kepada semua runners dari segi ambulans, tenaga medis, semuanya juga jauh lebih banyak dibandingkan tahun lalu," katanya.
Selain lomba, Maybank Marathon 2026 juga membawa agenda keberlanjutan dengan melibatkan UMKM serta sejumlah mitra, di antaranya Visa, BMW, dan Adidas. Program tersebut diarahkan untuk memperluas manfaat event bagi pelaku usaha dan masyarakat Bali.
Steffano menyebut kolaborasi tersebut telah memberikan dampak positif bagi UMKM yang terlibat. Antusiasme terhadap produk UMKM bahkan disebut tinggi selama rangkaian acara berlangsung. "Dampak itu dirasakan oleh Pemda Bali, masyarakat Bali secara totalitas semuanya. Itu yang paling penting," ujarnya.
Komitmen sosial juga diwujudkan melalui kegiatan di Desa Sading dengan melibatkan asosiasi yang mendukung pekerja penyandang disabilitas. Maybank juga menggandeng sekolah-sekolah di sekitar lokasi untuk terlibat dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.
Dengan kombinasi jumlah peserta yang meningkat, kehadiran pelari dari 46 negara, keterlibatan UMKM, serta berbagai program sosial, Maybank Marathon 2026 diharapkan tak berhenti sebagai ajang olahraga. Event tersebut diproyeksikan menjadi salah satu penggerak aktivitas ekonomi sekaligus memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Bali.
Project Director Maybank Marathon 2026 Bambang Irawan mengatakan, jumlah tersebut meningkat sekitar 500 pelari dibandingkan tahun lalu. Tak hanya pelari domestik, Maybank Marathon tahun ini juga menarik peserta dari mancanegara. Bambang ada 46 negara bergabung dalam race yang akan diselenggarakan Minggu (23/8).
Dari sisi persiapan, Bambang mengatakan hingga hari ini lebih dari sepertiga peserta telah mengambil race pack. Untuk mengantisipasi kedatangan peserta yang mengalami keterlambatan penerbangan maupun kendala lain, Race Pack Collection (RPC) diperpanjang hingga pukul 23.00 WITA.
Menurut Bambang, RPC bukan sekadar proses pengambilan perlengkapan lomba. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi tahap verifikasi data pelari yang penting untuk memastikan penyelenggara dapat memberikan bantuan apabila terjadi kondisi darurat saat lomba. "Kami juga menyadari mungkin ada beberapa calon runners yang pesawatnya delay dan ada keperluan lain. Kami membuka kesempatan seluas-luasnya agar runners bisa datang dan mengambil race pack," ucapnya. (lyn/wir)
Editor : Iwan Iwe



















