SIDOARJO - Musibah kebakaran hebat melanda sebuah rumah usaha yang difungsikan sebagai bengkel sepeda motor dan restorasi di kawasan Perumahan Kahuripan Nirwana, Sidoarjo, Minggu (16/8/2026) dini hari.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.10 WIB di bengkel milik Dadang yang berlokasi di Cluster Garderia Kahuripan Nirwana RT 01 RW 02, Kecamatan Sidoarjo, Kabupaten Sidoarjo. Karena kondisi tempat usaha yang sedang kosong, api dengan cepat membesar tanpa sempat dihalau.
Nanta, salah seorang warga sekitar, menceritakan detik-detik mencekam saat kobaran api membakar bangunan berukuran sekitar 16 x 12 meter tersebut. Menurutnya, tak ada yang menyadari awal mula munculnya percikan api hingga akhirnya mengepul besar dan melahap isi bengkel.
"Kejadian pastinya masih belum diketahui. Soalnya posisi bengkel waktu itu kosong, pemilik bengkel informasinya sedang pergi beli makan. Tahu-tahu tetangga bilang kalau api sudah besar gitu saja," ujar Nanta saat ditemui di lokasi kejadian.
Kobaran api yang sangat cepat meluas membuat tak ada satu pun kendaraan di dalam bengkel yang berhasil diselamatkan. Sebanyak 22 unit sepeda motor, mayoritas milik pelanggan yang sedang mengantre untuk servis rutin hingga restorasi total ludes terbakar hingga menyisakan kerangka.
Laporan kejadian diterima petugas melalui Call Center 112 pada pukul 02.19 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sidoarjo langsung mengerahkan armada pemadam kebakaran dari tiga unit wilayah, yakni PMK Unit Kota, PMK Unit Sukodono, dan PMK Unit Buduran.
Sebanyak 3 unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan penuh ke lokasi kejadian. Petugas berjibaku menaklukkan si jago merah hingga akhirnya api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 03.35 WIB. Petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden ini.
Suasana haru dan lesu tampak menyelimuti lokasi paska pemadaman. Sejumlah pemilik sepeda motor mendatangi lokasi bekas kebakaran. Mereka terduduk menanti kepastian terkait musibah tak terduga yang menghanguskan kendaraan kesayangan mereka.
Hingga saat ini, penyebab pasti timbulnya api maupun estimasi total kerugian material masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
Editor : Iwan Iwe



















