GRESIK - Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas II Gresik melakukan patroli laut bersama di Alur Pelayaran Barat Surabaya .Patroli Gabungan melibatkan dari KSOP Gresik, Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Gresik, dan Surabaya, Satpolairud, Polsek Kawasan Pelabuhan, dan Pelindo. Patroli dilakukan untuk menjaga keamanan sekaligus sosialisasi keselamatan pelayaran ini, Dalma rangka menjelang hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah.
Patroli gabungan ini, untuk pengawasan dan pengamanan jelang lebaran hari raya Idul Fitri di perairan APBS,”ucap Kepala Posko Lebaran Pelabuhan Gresik Firmawan.
Firmawan juga menambahkan bahwa sering ada aksi pencurian terhadap brang barang ABK kapal yang sedang berlabuh.
Patroli gabungan dimulai sejak Kamis (13/4/23) dia sekitar pelayaran barat Surabaya (APBS) di Perairan Laut Dua armada kapal KPLP beserta satu skoci melintasi dan berkeliling meninjau aktivitas lalu lalang kapal.
Dalam patroli tersebut , petugas juga membagikan dan menempelkan stiker sosialisasi, himbauan keselamatan pelayaran. Dalam sosialisasi itu juga tertera pengaduan darurat. Jika ada beberapa kejadian darurat yang harus dilakukan. Baik itu keselamatan, maupun keamanan berlayar. Maka, diminta untuk segera menghubungi kontak person yang sudah ada di stiker tersebut.
Jelang Hari Raya Idul Fitri biasanya banyak ABK atau itu kapal yang mudik sehingga patroli akan lebih sering dilakukan bersama aparat kepolisian baik dari Satpolairud, maupun Polsek Kawasan Pelabuhan. Ujar Firmawan.
Patroli tersebut Kepala KSOP Gresik Hotman Siagian, Kabag Ops Satpolairud Polres Gresik Ipda Bagyo, Kasi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli (Kasi KBPP) Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Gresik
Alit Sudarsono, Perwira Jaga KSOP Kelas II Gresik Hendro Cahyono, Kapolsek Kawasan Pelabuhan AKP Sugeng, beserta petugas Satpolairud, KPLP pangkalan Tanjung Perak , TNI-AL, dan Pelindo Gresik.
Captain KM atau kapal cargo Indah 88 Gresik Sibolangit Perkasa, Yudo Hadi Winarno mengaku kaget, saat didatangi para petugas gabungan. Namun demikian, pihaknya sudah terbiasa dengan patroli petugas. Bahkan hal tersebut membuat pihaknya terbantu. Karena dilakukan pengawasan dan pengamanan oleh petugas Pelabuhan.
“Kami ada 15 crew, hendak berlayar membawa muatan 1.600 ton pupuk dari Gresik ke Kalimantan,” ucapnya.
“Patroli ini, bagi kami sangat membantu pelayaran dan keselamatan kami saat berlayar,” tutur Nahkoda kapal tersebut.
Reporter:Mohammad Amin
Editor:Vita Ningrum