SITUBONDO - Warga Desa Gunung Putri, Kecamatan Suboh, Kabupaten Situbondo, mengantre sejak pagi untuk mendapatkan air bersih yang disalurkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Berbagai wadah, mulai dari ember hingga jeriken, dijajarkan warga sambil menunggu giliran mengambil air dari mobil tangki.
Krisis air bersih terjadi akibat musim kemarau yang menyebabkan debit sejumlah sumber mata air menurun. Bahkan, sebagian sumber air yang selama ini dimanfaatkan warga telah mengering.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, BPBD Situbondo menyalurkan air bersih menggunakan mobil tangki ke wilayah-wilayah terdampak.
Berdasarkan data BPBD Situbondo, krisis air bersih telah melanda delapan desa yang tersebar di enam kecamatan. Total warga terdampak diperkirakan mencapai 11 ribu jiwa.
BPBD memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan secara berkala. Pengiriman disesuaikan dengan kebutuhan serta laporan dari masing-masing wilayah terdampak.
Setelah mendapatkan jatah air, warga membawa ember dan jeriken ke rumah masing-masing. Air tersebut digunakan untuk memasak, minum, mandi, dan memenuhi kebutuhan rumah tangga lainnya.
Pemerintah daerah mengimbau masyarakat menggunakan air secara hemat selama musim kemarau dan krisis air bersih masih berlangsung.
Editor : JTV Jember



















