Menu
Pencarian


Wujud Rasa Syukur, Masyarakat Dusun Tambak Keramat Gelar Selametan dan Pawai Kalotok

Portaljtv.com - Jumat, 31 Juli 2026 15:39
Wujud Rasa Syukur, Masyarakat Dusun Tambak Keramat Gelar Selametan dan Pawai Kalotok
Prosesi Selametan dan Pawai Kalotok di Dusun Tambak Keramat. (Foto: Istimewa)

Masyarakat Dusun Tambak Keramat, Desa Tambak, Kecamatan Tambak, Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, menggelar tradisi Selametan dan Pawai Kalotok selama dua hari, yakni pada Sabtu (25/7) dan Minggu (26/7). Rangkaian tradisi diawali dengan kegiatan selametan yang dilaksanakan pada hari pertama pukul 18.00-19.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan Pawai Kalotok pada pukul 07.00-09.30 WIB keesokan harinya. Tradisi tahunan tersebut menjadi wujud rasa syukur atas limpahan hasil laut sekaligus doa agar para nelayan senantiasa diberikan keselamatan serta rezeki yang melimpah.

Selametan dan Pawai Kalotok bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi bentuk doa bersama masyarakat nelayan. Riski, nelayan sekaligus pemilik kapal, menjelaskan bahwa tradisi tersebut dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur atas rezeki yang telah diberikan sekaligus memohon agar para nelayan senantiasa memperoleh keselamatan serta rezeki yang melimpah. “Kalotok ini untuk selametan nelayan supaya membuka pintu rezeki para nelayan serta meminta keselamatan nelayan,” ujarnya.

Tradisi Selametan dan Pawai Kalotok dilaksanakan selama dua hari dengan rangkaian kegiatan yang berbeda. Ridho, Seksi Pemerintahan Desa Tambak, menjelaskan bahwa hari pertama diisi dengan kegiatan selametan berupa doa bersama dan makan bersama warga. Selanjutnya, pada hari kedua masyarakat mengikuti Pawai Kalotok sebagai puncak rangkaian tradisi tersebut. “Hari pertama dilakukan selametan, ngaji, dan makan bersama. Hari kedua baru dilaksanakan Pawai Kalotok,” jelas Ridho.

Pada hari kedua, masyarakat berlayar menggunakan perahu kalotok secara beriringan menuju Labuhan Tanjungori. Setibanya di lokasi, para peserta turun ke laut untuk berenang dan mandi bersama sebelum menikmati makan bersama sebagai penutup rangkaian kegiatan. Prosesi tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus mempererat hubungan antar masyarakat.

Baca Juga :   Harmoni Tradisi di Kenduren JTV: Menikmati Durian Sembari Merawat Seni Tari Jawa Timur

Meski sama-sama dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur, setiap dusun di Pulau Bawean memiliki prosesi Pawai Kalotok yang berbeda. Tamam menjelaskan bahwa terdapat dusun yang mengelilingi perairan di sekitar wilayahnya hingga menuju Labuhan Tanjungori, sementara dusun lain memiliki tradisi menancapkan bendera di tengah laut sebelum berlabuh. “Setiap dusun memiliki cara yang berbeda dalam melakukan Pawai Kalotok. Ada yang memutari laut di sekitar dusun hingga Labuhan Tanjungori, ada juga yang menancapkan bendera di tengah laut sebelum berlabuh,” ungkap Tamam.

Keberagaman prosesi tersebut menunjukkan bahwa Selametan dan Pawai Kalotok tetap menjadi tradisi yang hidup di tengah masyarakat pesisir Pulau Bawean. Melalui kegiatan ini, nilai rasa syukur, kebersamaan, dan harapan akan keselamatan para nelayan terus diwariskan dari generasi ke generasi. (kza)

Editor : Iwan Iwe






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.