TRENGGALEK - Pengungkapan kasus kriminal di wilayah hukum Polres Trenggalek mengalami peningkatan sepanjang tahun 2025. Dari data yang dihimpun, kasus yang paling banyak ditangani didominasi oleh tindak kekerasan, pengeroyokan, hingga kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Trenggalek mencatat total 136 perkara yang ditangani sepanjang tahun ini. Dari jumlah tersebut, sebanyak 115 kasus atau 84,6 persen telah berhasil diselesaikan.
"Masih terdapat 21 kasus yang hingga kini masih dalam proses penyidikan oleh Satreskrim," ujar Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki.
Sepanjang 2025, jajaran Polres Trenggalek berhasil mengamankan 82 orang tersangka, dengan rincian 73 laki-laki dan 9 perempuan.
Baca Juga : Polres Kediri Kota : Penyelesaian Kasus Meningkat Meski Tren Kriminalitas Naik 15 Persen
Jenis kejahatan yang paling banyak terungkap adalah pengeroyokan dan KDRT, masing-masing 13 kasus. Disusul dengan penggelapan (11 kasus), penganiayaan (10 kasus), dan kasus perlindungan anak (6 kasus).
Selain kasus-kasus tersebut, sejumlah peristiwa menonjol juga terjadi pada tahun ini. Di antaranya kasus perusakan Polsek Watulimo oleh oknum perguruan pencak silat dan kasus pembunuhan berencana yang terjadi di Hotel Jaas Trenggalek.
Polres Trenggalek mengklaim terus berupaya meningkatkan kinerja untuk menekan angka kriminalitas dan menyelesaikan kasus-kasus yang masih berjalan. (Simon Bagus/Hammam Defa)
Editor : JTV Kediri



















