LUMAJANG - Kabupaten Lumajang, Jawa Timur kembali menjadi sorotan wisatawan alam berkat keberadaan Curug Kabut Pelangi yang terletak di Besukcukit, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo. Air terjun yang juga dikenal dengan sebutan Coban Kabut Pelangi ini menawarkan panorama alam yang memadukan derasnya air terjun dengan bias cahaya matahari yang kerap membentuk pelangi.
Secara administratif, lokasi air terjun ini berada di Kecamatan Pronojiwo, kawasan yang masih satu jalur menuju Gunung Semeru. Curug Kabut Pelangi buka setiap hari mulai pukul 07.00 hingga 15.00 WIB. Khusus hari Minggu, kawasan wisata ini sudah dapat dikunjungi sejak pukul 06.00 WIB.
Nama “Kabut Pelangi” disematkan karena fenomena alam yang sering muncul di sekitar air terjun. Percikan air yang jatuh dari ketinggian akan bertemu sinar matahari, menciptakan pembiasan cahaya berbentuk pelangi tipis di antara kabut air. Momen tersebut biasanya terlihat jelas pada pagi hingga menjelang siang hari saat intensitas cahaya matahari cukup terang.
Untuk mencapai lokasi air terjun, pengunjung harus berjalan kaki dari area parkir. Waktu tempuh menuju titik air terjun diperkirakan sekitar 30 menit. Jalur yang dilalui berupa anak tangga dan jalan setapak yang menurun hingga bertemu aliran sungai.
Baca Juga : Air Terjun Dolo Destinasi Wisata Alam Menawan di Lereng Gunung Wilis Kediri
Dari sungai tersebut, pengunjung tinggal mengikuti arah aliran air hingga tiba di lokasi utama air terjun. Karena jalurnya tergolong ekstrem, pengelola menempatkan penjaga untuk membantu pengunjung yang membutuhkan arahan atau bantuan selama perjalanan.
Namun, perjalanan kembali menuju area parkir membutuhkan tenaga ekstra. Jalur yang sebelumnya menurun akan berubah menjadi tanjakan dengan sejumlah anak tangga. Pengunjung disarankan menyiapkan kondisi fisik yang prima, terutama bagi yang membawa anak-anak atau orang lanjut usia. Sebagai alternatif, tersedia jasa ojek menuju area parkir dengan tarif sekitar Rp10.000 per orang.
Dari sisi biaya, Curug Kabut Pelangi tergolong ramah di kantong. Harga tiket masuk dipatok Rp15.000 per orang. Sementara itu, biaya parkir kendaraan sebesar Rp3.000 untuk sepeda motor dan Rp5.000 untuk mobil.
Baca Juga : Cantiknya Panorama Air Terjun Kapas Biru
Salah satu pengunjung, Rani (25), wisatawan asal Malang, mengaku sengaja datang pagi hari untuk mendapatkan momen pelangi. “Saya datang sekitar jam delapan pagi dan benar-benar bisa lihat pelanginya. Cantik banget, apalagi kalau difoto hasilnya bagus,” ujarnya.
Menurut Rani, perjalanan menuju lokasi cukup menantang namun masih bisa dinikmati. “Turunnya memang lumayan, tapi masih aman. Pas naiknya yang agak terasa capek karena tangganya cukup banyak. Untung ada ojek kalau sudah terlalu lelah,” katanya. Ia juga menilai harga tiket masuk cukup terjangkau dengan panorama yang ditawarkan. “Dengan Rp15.000 sudah dapat pemandangan sebagus ini, menurut saya worth it,” tambahnya.
Selain panorama air terjun utama, kawasan sekitar Curug Kabut Pelangi juga menawarkan suasana asri khas pegunungan. Pengelola mengimbau pengunjung untuk tetap berhati-hati saat melintasi jalur yang licin, terutama saat musim hujan. Pengunjung juga diharapkan menjaga kebersihan kawasan wisata dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Baca Juga : Rekomendasi Wisata Air Terjun di Trawas Mojokerto yang Menakjubkan
Keindahan Curug Kabut Pelangi menjadikannya salah satu destinasi unggulan di Lumajang. Perpaduan antara fenomena pelangi alami, udara pegunungan yang sejuk, serta harga tiket yang terjangkau membuat air terjun ini terus diminati wisatawan. Bagi pencinta wisata alam dan fotografi, tempat ini menjadi pilihan menarik untuk berburu momen bias pelangi yang tak selalu bisa ditemukan di air terjun lain. (Mamluatus Salimah)
Editor : Iwan Iwe



















