PAMEKASAN - Medali emas pertama Indonesia di Asian Games 2026 tak lepas dari perjuangan pebulu tangkis muda Mohammad Zaki Ubaidillah atau Ubed. Atlet asal Kabupaten Pamekasan tersebut menjadi penentu kemenangan tim beregu putra Indonesia atas China di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang.
Ubed memastikan kemenangan Indonesia setelah menundukkan Weng Hong Yang dalam dua gim langsung dengan skor 23-21, 21-13. Hasil tersebut membuat Indonesia menang 3-2 atas China sekaligus memastikan medali emas pertama bagi kontingen Merah Putih di Asian Games 2026.
Keberhasilan Ubed di panggung internasional bukanlah pencapaian yang diraih secara instan. Perjalanannya dimulai sejak ia berusia empat tahun. Sang ayah, Bambang Suharyadi, menjadi sosok yang pertama kali mengenalkan sekaligus melatih Ubed bermain bulu tangkis.
"Saya melatih Ubed dari kecil, umur 4 tahun, karena bakat alam sudah ada. Makanya Ubed saya usahakan, bagaimana Ubed harus juara, harus punya prestasi," ujar Bambang.
Bakat Ubed kemudian terus diasah melalui latihan dan pendampingan sang ayah. Perjalanan kariernya berlanjut dengan bergabung bersama sejumlah klub hingga akhirnya lolos audisi PB Djarum pada 2019.
Karier Ubed terus menanjak. Pada Desember 2024, ia resmi dipanggil masuk Pelatnas Utama PBSI. Di pelatnas, Ubed berlatih bersama sejumlah pemain senior Indonesia, di antaranya Jonatan Christie dan Anthony Ginting.
Sebelum tampil di level senior, Ubed juga mencatatkan prestasi di tingkat junior dengan menempati peringkat pertama dunia. Kini, ia mulai menunjukkan kemampuannya di level senior melalui penampilan di Asian Games 2026.
Bagi Bambang, keberhasilan sang anak tentu menjadi kebanggaan tersendiri. Meski demikian, ia tetap berpesan agar Ubed tidak cepat puas dengan pencapaiannya. Bambang juga mengingatkan Ubed untuk tetap rendah hati dan rajin berdoa dalam menjalani perjalanan kariernya sebagai atlet.
"Mudah-mudahan Ubed lebih berprestasi. Juara dunia. Pesan saya, jangan lupa salatnya, berdoa, dan jaga semangat. Jangan sombong, rendah hati, biar banyak yang mendoakan Ubed menjadi orang sukses," pesan Bambang.
Perjalanan Ubed menjadi gambaran bahwa keberhasilan seorang atlet tidak hanya lahir dari kemampuan di lapangan. Di balik medali emas pertama Indonesia di Asian Games 2026, ada perjuangan panjang, latihan sejak usia dini, serta dukungan keluarga, termasuk keringat sang ayah yang mengantarkan Ubed hingga ke panggung internasional. (Ali Muhdlor)
Editor : A. Ramadhan



















