Menu
Pencarian


Reshuffle Kabinet Prabowo 1 Oktober 2026: Daftar Menteri dan Pejabat yang Dilantik

Portaljtv.com - Kamis, 1 Oktober 2026 16:11
Reshuffle Kabinet Prabowo 1 Oktober 2026: Daftar Menteri dan Pejabat yang Dilantik
Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan susunan pemerintahan. Sejumlah posisi strategis dalam Kabinet Merah Putih berubah pada Kamis (1/10/2026), bersamaan dengan pelantikan sejumlah menteri, wakil menteri, dan pejabat negara di Istana Nega

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan susunan pemerintahan. Sejumlah posisi strategis dalam Kabinet Merah Putih berubah pada Kamis (1/10/2026), bersamaan dengan pelantikan sejumlah menteri, wakil menteri, dan pejabat negara di Istana Negara, Jakarta.

Reshuffle kali ini tidak hanya menyentuh kementerian teknis. Perubahan juga terjadi pada sejumlah kementerian koordinator, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perindustrian, hingga pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Salah satu perubahan paling menonjol adalah pergantian Kapolri. Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang sebelumnya memimpin Polri digantikan Komjen Pol. Suyudi Ario Seto. Pada hari yang sama, Listyo Sigit mendapat tugas baru sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

Lima Menteri Mengisi Posisi Baru

Dalam reshuffle Kabinet Merah Putih, terdapat lima posisi menteri yang mengalami perubahan. Berikut daftar menteri yang dilantik Presiden Prabowo:

Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.

Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).

Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam).

Arrmanatha Nasir sebagai Menteri Luar Negeri.

M. Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian.

Pergantian tersebut membuat sejumlah pejabat bergeser dari posisi sebelumnya. Sugiono, misalnya, meninggalkan jabatan Menteri Luar Negeri dan dipercaya memimpin Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

Posisi Menteri Luar Negeri kemudian dipercayakan kepada Arrmanatha Nasir, diplomat karier yang sebelumnya menjalankan tugas sebagai perwakilan tetap Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Reuters melaporkan bahwa penunjukan Arrmanatha membawa kembali diplomat karier ke posisi teratas Kementerian Luar Negeri.

Bahlil Dapat Mandat di Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi

Bahlil Lahadalia mendapat posisi sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Penempatan tersebut memperkuat peran Bahlil dalam agenda pemerintah yang berkaitan dengan hilirisasi dan transformasi sektor energi. Bahlil sebelumnya dikenal sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral. Perubahan nomenklatur dan penataan tugas di sektor tersebut menjadi bagian dari restrukturisasi yang dilakukan pemerintah dalam reshuffle kali ini.

Dudung Abdurachman Jadi Menko Polkam

Perubahan juga terjadi pada posisi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan. Presiden Prabowo melantik Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman sebagai Menko Polkam menggantikan Djamari Chaniago. Pelantikan Dudung berlangsung di Istana Negara pada Kamis.

Dudung sebelumnya menjabat Kepala Staf Kepresidenan. Posisi tersebut kini beralih kepada Listyo Sigit Prabowo. Dengan demikian, terjadi perpindahan posisi antarlembaga yang cukup signifikan dalam jajaran pemerintahan pada reshuffle 1 Oktober 2026.

M. Sarmuji Masuk Kabinet sebagai Menteri Perindustrian

Presiden juga menunjuk M. Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian. Sarmuji yang sebelumnya dikenal sebagai Sekretaris Jenderal Partai Golkar kini mendapat mandat memimpin kementerian yang menangani sektor perindustrian. Ia menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita. Pengangkatan tersebut menambah daftar perubahan pada kementerian teknis dalam reshuffle Kabinet Merah Putih.

Arrmanatha Nasir Gantikan Sugiono sebagai Menlu

Posisi Menteri Luar Negeri menjadi salah satu perhatian dalam reshuffle kali ini. Presiden Prabowo menunjuk Arrmanatha Nasir untuk menggantikan Sugiono. Sebelum dipercaya menjadi Menlu, Arrmanatha merupakan diplomat karier yang telah lama berkecimpung dalam diplomasi Indonesia.

Arrmanatha sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri dan pernah menjadi Wakil Tetap RI untuk PBB di New York.

Daftar Wakil Menteri yang Dilantik

Selain lima menteri, Presiden Prabowo juga melantik sejumlah wakil menteri. Berikut daftarnya:

Drajad Hari Wibowo sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.

Nurkholisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Luky Alfirman sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Muhammad Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian.

Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.

Penambahan dan perubahan posisi wakil menteri tersebut melengkapi penataan struktur pemerintahan yang dilakukan pada reshuffle kali ini.

Listyo Sigit Beralih ke Kantor Staf Kepresidenan

Pergantian posisi juga terjadi setelah berakhirnya masa tugas Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri.

Listyo Sigit dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Ia menggantikan Dudung Abdurachman yang sebelumnya menduduki posisi tersebut. Perpindahan Listyo ke lingkungan Istana berlangsung bersamaan dengan pergantian pucuk pimpinan Polri.

Suyudi Ario Seto Resmi Jadi Kapolri

Di sektor keamanan, Presiden Prabowo melantik Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri menggantikan Listyo Sigit Prabowo.

Sebelum menduduki jabatan tersebut, Suyudi menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN). Ia juga memiliki pengalaman panjang di lingkungan kepolisian, khususnya bidang reserse.

Suyudi pernah menjabat Wakapolda Metro Jaya dan Kapolda Banten sebelum dipercaya memimpin BNN.

Pengangkatan Suyudi sebagai Kapolri sebelumnya telah memperoleh persetujuan DPR RI melalui Rapat Paripurna Ke-8 DPR RI Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 pada Kamis pagi. Setelah proses tersebut, Presiden melantik Suyudi di Istana Negara. Wahyu Hadiningrat juga dilantik sebagai Wakapolri.

Sejumlah Pejabat Lembaga Negara Turut Berganti

Reshuffle dan pelantikan pada 1 Oktober 2026 tidak hanya mencakup kementerian dan Polri. Sejumlah pejabat lembaga negara turut dilantik, antara lain:

Dedi Prasetyo sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional.

Aryanto Wibowo sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.

Nuzran Joher sebagai Ketua Ombudsman RI.

Radian Syam sebagai Anggota Ombudsman RI.

Reshuffle Kabinet Merah Putih ini menjadi salah satu perubahan besar dalam struktur pemerintahan, dan tercatat reshuffle hari ini merupakan reshuffle kabinet kali ketujuh sejak Prabowo menjabat sebagai Presiden pada Oktober 2024.

Editor : Guntur Nara






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.