Menu
Pencarian

Kedapatan Mencuri Porang, Dua Bocah di Pacitan Dicukur Gundul

JTV Pacitan - Rabu, 6 Mei 2026 21:50
Kedapatan Mencuri Porang, Dua Bocah di Pacitan Dicukur Gundul
Dua bocah dicukur gundul oleh warga setelah kedapatan mencuri tanaman porang. (Foto: Istimewa)

PACITAN - Dua anak di bawah umur kedapatan mencuri tanaman porang milik warga di Dusun Krajan, Desa Ketro, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, Rabu (6/5) malam. Keduanya berinisial F dan R, yang diketahui masih usia SMP sederajat.

Peristiwa ini bermula dari kecurigaan pemilik lahan, Suyanto, yang sehari sebelumnya telah kehilangan tanaman porang. Kecurigaan itu membuat ia bersama dua warga lainnya memutuskan untuk melakukan pengecekan ke kebun usai salat magrib.

Salah satu warga setempat, Aris Hermawan, menuturkan, sebelum kejadian sempat terlihat anak-anak yang mencurigakan di sekitar lokasi. “Waktu magrib itu ada anak bawa sepeda motor dengan knalpot brong, terus dimatikan di dekat mushola. Karena sebelumnya sudah ada kehilangan, jadi pemilik lahan curiga,” ujarnya.

Setelah menuju lokasi kebun, warga menemukan dua sepeda motor terparkir tanpa pemilik. Tak berselang lama, dua bocah keluar dari area kebun. Saat ditanya, keduanya sempat mengelak. “Awalnya tidak mengaku. Tapi karena warga curiga, terus diinterogasi, akhirnya mereka mengaku kalau mengambil porang,” lanjut Aris.

Baca Juga :   Pemkab Pacitan Keliru Identifikasi Lahan Pelataran Goa Gong, Sutikno Bakal Cabut Laporan Polisi

Dari tangan keduanya, warga mengamankan sekitar dua kilogram porang hasil curian. Bahkan, keduanya juga mengaku sebelumnya pernah melakukan aksi serupa di lokasi yang sama.

Kedua pelaku kemudian dibawa ke rumah warga untuk dimintai keterangan lebih lanjut dengan menghadirkan tokoh masyarakat dan ketua RT setempat. Meski sempat diamankan, warga tidak melakukan tindakan kekerasan. “Tidak ada pemukulan. Hanya dicukur gundul sebagai efek jera, dan orang tua mereka juga dipanggil,” jelasnya.

Diketahui, kedua bocah tersebut telah putus sekolah dan berasal dari wilayah Kecamatan Tulakan dan Kebonagung. Kasus ini akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan. Pihak keluarga pelaku dan korban sepakat untuk tidak melanjutkan ke jalur hukum, dengan harapan kejadian serupa tidak terulang kembali. (Edwin Adji)

Baca Juga :   Wapres Gibran Kunjungi Ponpes Tremas Pacitan, Dorong Santri Kuasai Teknologi AI

Editor : JTV Pacitan






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.