GRESIK - Korban terakhir tenggelamnya perahu pengangkut besi tua di perairan Gresik akhirnya ditemukan. H. Ajib (66), warga asal Arosbaya, Bangkalan, yang sehari-hari tinggal di Kramat Inggil, Gresik, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu(6/5/2026) pagi.
Jenazah korban ditemukan mengapung di sekitar alur pelayaran barat Surabaya, sisi Madura. Korban pertama kali diketahui oleh nelayan yang melintas, kemudian langsung melaporkan temuan tersebut ke tim SAR gabungan.
Mendapat laporan itu, tim SAR langsung melakukan evakuasi dan membawa jenazah ke kamar mayat RSUD Ibnu Sina, Bunder, Gresik. Saat ditemukan, kondisi korban masih utuh, mengenakan baju batik, jaket, serta celana panjang.
Petugas juga menemukan identitas korban lengkap di dalam dompet, termasuk uang tunai sekitar Rp3 juta. Uang tersebut diduga merupakan sisa dari pembelian besi tua. Berdasarkan keterangan keluarga, saat berangkat korban membawa uang sekitar Rp27 juta untuk membeli sekitar tiga ton besi tua.
Baca Juga : Pencarian Hari Ketiga, Kakek Hilang di Hutan Baluran Belum Ditemukan
Massudi, menantu korban, mengaku bersyukur jenazah mertuanya berhasil ditemukan. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh tim SAR gabungan yang telah melakukan pencarian.
"Alhamdulillah ditemukan dalam kondisi utuh. Kami berterima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu," ujarnya.
Sebelumnya, H. Ajib berangkat bersama empat orang rekannya, termasuk satu orang menantunya, untuk mencari dan membeli besi tua di wilayah Madura. Dalam perjalanan kembali ke Gresik pada Sabtu (2/2/2026), perahu yang mereka tumpangi tenggelam setelah diduga kemasukan air akibat gelombang kapal yang melintas.
Dari lima orang di dalam perahu, dua orang berhasil selamat, sementara tiga lainnya ditemukan meninggal dunia secara bertahap selama proses pencarian. Dengan ditemukannya korban terakhir, operasi pencarian resmi dihentikan. (*)
Editor : Iwan Iwe



















