TULUNGAGUNG - Kebakaran hebat melanda tempat produksi gula merah di Desa Sambijajar, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, Kamis malam (25/9/2025). Gudang berisi tumpukan sepah tebu kering ludes terbakar hingga bangunan roboh. Kerugian ditaksir mencapai Rp70 juta, namun tidak ada korban jiwa.
Tiga unit mobil pemadam kebakaran dan dua truk suplai air dengan 15 personel dikerahkan untuk memadamkan api. Proses pemadaman berlangsung lebih dari empat jam, tetapi tidak ada kesulitan berarti dan bangunan di sekitar pabrik aman.
“Proses pemadaman membutuhkan waktu sekitar lebih dari 4 jam karena skala kebakarannya besar. Tidak ada kesulitan dalam proses pamadaman dan bangunan sekitar pabrik juga aman,“ ujar Petugas Damkar, Atmojo Wahyu Nugroho.
Kapolsek Sumbergempol Iptu Moh Anshori menjelaskan, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 20.00 WIB oleh pemilik pabrik, Budi Santoso.
Baca Juga : 2 Rumah dan Perabotan Ludes Terbakar, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah
“Pak Budi bersama istrinya melihat ikan di kolam belakang rumah melompat-lompat. Setelah dicek, ternyata api sudah membakar sepah tebu,” ujarnya.
Petugas menduga kebakaran dipicu korsleting listrik pada mesin pompa air yang digunakan untuk mengisi kolam ikan. Tumpukan sepah tebu yang kering mempercepat penjalaran api.
Meski alat produksi penggilingan tebu aman karena sedang dalam perbaikan, gudang dan tumpukan sepah tebu sepanjang 40 meter, lebar 10 meter, dan ketebalan 6 meter habis dilalap si jago merah. (Laili Rahmawati)
Baca Juga : Ngecharge Laptop di Kasur, Rumah di Tulungagung Ludes Terbakar
Editor : M Fakhrurrozi




















