SURABAYA - Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) terus memberikan santunan kepada ahli waris santri korban ambruknya bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo. Kali ini, santunan diberikan kepada empat korban asal Surabaya, Rabu (19/11/2025).
Keempat korban tersebut adalah Albi Fahri, Mohammad Fajri Ali, Daul Milal dan Firman Nuri. Santunan diserahkan langsung Ketua JKSN, KH Asep Saifuddin Chalim bersama jajaran pengurus JKSN.
Dalam kegiatan ini, KH Asep Saifuddin Chalim dan pengurus mendatangi rumah keempat korban. Lokasi pertama yang didatangi adalah rumah Albi Fahri dan Mohammad Fajri Ali, di Jalan Hang Tuah 7, Surabaya.
Kedatangan pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah ini disambut Kakek Al Fahri, Fauzan Jazuli dan keluarga. Begitu tiba, KH Asep Saifuddin Chalim langsung memimpin doa dan tahlil untuk Almarhum Albi Fahri dan Mohammad Fajri Ali.
Atas bantuan ini, Fauzan Jazuli mengaku senang dan mengucapkan terima kasih kepada KH Asep Saifuddin Chalim.
"Alhamdulillah. Saya atas nama keluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan dari JKSN. Bantuan ini sangat membantu kami," ujarnya.
Usai dari Hang Tuah, KH Asep Saifuddin Chalim dan pengurus mendatangi rumah Daul Milal di Jalan Sidokapasan Surabaya. Sama seperti sebelumnya, KH Asep Saifuddin Chalim langsung memimpin doa dan tahlil.
Achmad Rofiq, ayah kandung Daul Milal mengucapkan terima kasih kepada KH Asep Saifuddin Chalim dan JKSN.
"Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih banyak kepada Kiai Haji Asep. Semoga bantuan ini mendapat balasan dari Allah SWT," ujarnya.
Lokasi terakhir yang didatangi adalah rumah Firman Nuri di Jalan Tembok Lor Surabaya. Kedatangan KH Asep Saifuddin Chalim dan pengurus JKSN diterima keluarga dan saudara almarhum Firman Nuri.
Usai menyerahkan bantuan kepada ahli waris empat korban, KH Asep Saifuddin Chalim mengatakan akan membadalkan Umroh para korban.
"Kami pada hari ini ada beberapa titik yang didatangi, kami sekaligus meminta ijin kepada keluarga korban untuk dibadalkan Umroh. Saya sendiri yang akan memimpin," ujarnya.
Bantuan kepada santri korban ambruknya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny ini merupakan kesekian kalinya. Sebelumnya, Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) memberikan bantuan kepada santri asal Sidoarjo, Pasuruan dan Gresik. (*)
Editor : M Fakhrurrozi




















