KEDIRI - Puluhan personel dari BPBD Kota Kediri, Dinas PU, DLHKP, serta Jasa Tirta membersihkan beragam sampah yang menumpuk di pilar dan tiang kaki Jembatan Brantas Lama Kota Kediri. Pembersihan ini dilakukan selama tiga hari, mengingat debit air Sungai Brantas sedang tinggi sehingga keselamatan menjadi prioritas utama.
Tim gabungan dari berbagai instansi tersebut membersihkan potongan bambu, pohon, ranting, dan kayu yang tersangkut di bagian bawah jembatan berusia lebih dari 1,5 abad itu. Kegiatan ini melibatkan 30 hingga 40 personel dari Dinas PU, DLHKP, dan Jasa Tirta.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Kediri, Joko Arianto, menjelaskan bahwa pembersihan ini berlangsung selama tiga hari, mulai Kamis hingga Sabtu. "Debit air Sungai Brantas saat ini sedang tinggi, sehingga kami membutuhkan waktu lebih lama dan mengutamakan keselamatan dalam proses pembersihan," ujar Joko.
Selain untuk menjaga kebersihan, pembersihan ini juga bertujuan untuk menjaga kekuatan pilar dan kaki jembatan. Jembatan Brantas Lama Kota Kediri merupakan salah satu bangunan cagar budaya di Kota Kediri. Pada Maret mendatang, jembatan yang memiliki nama asli Brug Over den Brantas te Kediri tersebut akan genap berusia 156 tahun.
Pembersihan sampah di bawah jembatan ini diharapkan dapat menjaga kelestarian dan keamanan struktur jembatan bersejarah tersebut, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan sungai dan lingkungan sekitar. (Beny Kurniawan)
Editor : JTV Kediri