JEMBER - Program Homecare menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Jember untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Melalui program ini, tenaga kesehatan mendatangi rumah warga untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dasar.
Bupati Jember Muhammad Fawait menyebut, Homecare tidak hanya difokuskan pada penanganan kesehatan. Petugas juga mendata kondisi sosial dan ekonomi keluarga pasien, termasuk kecukupan kebutuhan pangan dan kondisi tempat tinggal.
Apabila ditemukan keluarga yang membutuhkan bantuan, data tersebut akan diusulkan untuk mendapatkan intervensi melalui program Pemerintah Kabupaten maupun Pemerintah Pusat. Pemerintah daerah juga menyediakan bantuan sembako bagi keluarga pasien yang membutuhkan.
Dalam pelaksanaannya, hasil pemeriksaan dasar akan menjadi penentu penanganan selanjutnya. Pasien yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan dapat dihubungkan dengan dokter spesialis atau subspesialis melalui layanan telemedicine.
Konsultasi jarak jauh tersebut melibatkan dokter dari tiga rumah sakit milik pemerintah. Setelah mendapatkan rekomendasi medis, obat yang dibutuhkan pasien akan diantarkan oleh pihak rumah sakit.
Program Homecare Jember memprioritaskan lima kelompok masyarakat rentan, yakni ibu hamil berisiko tinggi, balita stunting, penyandang disabilitas, lansia tunggal dan terlantar, serta warga kurang mampu yang menderita penyakit kronis berkepanjangan.
Dengan melibatkan ribuan tenaga kesehatan, program ini diharapkan mampu memperluas akses kesehatan sekaligus memotret kondisi kemiskinan ekstrem di Jember. Data lapangan tersebut akan menjadi dasar pemerintah dalam menyalurkan bantuan dan program perlindungan sosial secara lebih tepat sasaran.
Editor : JTV Jember



















